Sambang Kampung

Kampung Bongkaran: Rancang Koperasi demi Kelancaran Usaha

Di 2017, Pemkot merancang untuk menyatukan perajin di Kelurahan Bongkaran dalam satu wadah usaha berbentuk koperasi.

Kampung Bongkaran: Rancang Koperasi demi Kelancaran Usaha
surya/ahmad zaimul haq
BEKAS BAN - Perajin mengecat tempat sampah berbahan ban bekas di Jl Karet, Kampung Bibis, Kamis (16/3/2017). Di kawasan itu banyak perajin ban bekas yang diolah menjadi tempat sampah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Camat Pabean Cantikan, Eddi Purnomo mengatakan, usaha kerajinan bak sampah yang ada di Kelurahan Bongkaran sudah lama dikembangkan warga.

Usaha ini masing-masing warga ini mengedepankan kreativitas dan peluang di bidang kerajinan bak sampah dari roda bekas kendaraan.

“Selama ini dukungan pemerintah belum banyak. Saat ini, pelatihan dari Dinas Koperasi. Terutama karena teknik yang mereka gunakan masih konvensional,” kata Eddi, Kamis (16/3/2017).

Di 2017, Pemkot merancang untuk menyatukan perajin di Kelurahan Bongkaran dalam satu wadah usaha berbentuk koperasi. Saat ini koperasi belum sempat didirikan, lantaran Pemkot Surabaya masih memetakan potensi di kelurahan ini.

“Supaya bisa disinergikan. Selama ini yang ada koperasi di bidang handicraft dan kuliner. Ke depan akan kami kembangkan perajin bak sampah. Sebab pasarnya sudah banyak,” paparnya.
Jika berbentuk usaha koperasi maka potensi pengembangan usaha akan lebih besar. Salah satunya bisa memberikan suntikan modal dan bantuan.

“Misalnya ada bantuan pemerintah bisa langsung disalurkan. Selain itu, bank kalau mau memberi suntikan modal lebih mudah,” tuturnya.

Total saat ini perajin bak sampah memang belum 10 orang. Akan tetapi perputaran ekonomi dan warga yang terlibat di sana sudah banyak.

“Targetnya akhir tahun ini bisa jalan,” tegas Eddi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved