Berita Gresik

Pemkab Gresik Ingin Industri-industri Pakai 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menginginkan perusahaan-perusahaan di Gresik agar memanfaatkan 70 persen tenaga kerja lokal. Ini alasannya...

Pemkab Gresik Ingin Industri-industri Pakai 70 Persen Tenaga Kerja Lokal
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto (kanan) berharap industri-industri di Gresik manfaatkan 70 persen tenaga kerja lokal. 

SURYA.co.id | GRESIK - Bupati Gresik, H. Sambari Halim Radianto mengintruksikan kepada pemilik perusahaan yang ada di seluruh Kota Pudak ini agar memprioritaskan pemanfaatan tenaga kerja lokal.

Menurut Sambari, dari 1.383 perusahan dan 53 perusahaan di Gresik yang memiliki produk kualitas ekspor, setidaknya masing-masing bisa memanfaatkan tenga kerja lokal dengan persentase 70 persen. 

Hal ini menurutnya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian serta menekan angka pengangguran di Kota Wali ini.

“Dari seluruh perusahan yang ada di Gresik setidaknya mampu menyerap tenaga lokal sebanyak 70 persen. Jadi tidak perlu mencari tenaga kerja di luar Kota Gresik,” kata Sambari di sela-sela peresmian pabrik di kawasan Driyorejo, Rabu (15/3/2017).

Menurut Halim,  permintaan kuota sebesar 70 persen itu masih dalam ambang batas wajar. Sebab, warga yang berdomisili di Kota Gresik adalah yang paling merasakan dampak pembangunan dan operasional perusahaan. 

Selain itu, dia juga berharap agar masyarakat Gresik dari berbagai golongan dapat merasakan dampak dari perkembangan sektor industri yang kini berkembang pesat. 

“Sumber Daya Manusia (SDM) di Gresik mampu mencukupi tenaga kerja untuk perusahaan-perusahaan yang ada disini,” ungkapnya.

“Saya berharap ini dapat berjalan dan para pemilik perusahaann dapat menerapkannya. Agar nantinya perekonimian masyarakat Gresik dapat terangkat dan lebih sejahtera,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sambari menegaskan kepada seluruh pihak pemilik perusahaan-perusahaan agar tidak sembarangan mengolah limbah yang dihasilkan dari proses produksinya.

“Harap menjaga lingkungan hidup disekitar. Jangan sampai membuang limbah sembarangan yang nantinya dapat mencemari lingkungan,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved