Rabu, 13 Mei 2026

Sambang Kampung

Kampung Dinamo Bratang Gede Bertahan Karena Jaga Kualitas

Kampung Dinamo di Bratang Gede, Surabaya, berhasil bertahan puluhan tahun. Ternyata inilah resepnya...

Tayang:
surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Pekerja pembuatan dinamo di Bratang Gede menunjukkan cara membuat dinamo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nama besar Bratang Gede sebagai pusat reparasi dinamo tak membuat mereka berpuas diri. Hingga saat ini, baik industri kecil maupun besar di tempat ini bersinergi untuk menjaga kualitas jasa agar tetap bertahan di ketatnya persaingan.

Satu di antara pemilik industri kecil di sentra ini adalah Budi Purnomo. Budi, begitu pria ini dipanggil, mengembangkan jasanya di rumahnya yang berada di gang Bratang Gede.

Berbeda dengan jasa reparasi yang besar, Budi hanya menerima jasa dari alat rumahan. Di antaranya, kipas angin dan pompa air.

Meskipun demikian, ia selalu menjaga kualitas jasa yang ia berikan. "Saya membuat usaha ini sejak 2005. Alhamdulillah, karena tetap menjaga kualitas produk, kami terus dipercaya konsumen hingga saat ini," ujarnya.

Selain itu, ikatan kekeluagaan di antara bengkel di sentra ini juga amat kuat. Salah satunya tak adanya perebutan pelanggan di antara mereka. "Kalau sudah menjadi industri besar, mereka biasanya tak mau menerima yang kecil. Biasanya akan diarahkan ke industri kecil seperti kami," ujar pria 31 tahun ini.

Kualitas yang membedakan produk ini dengan produk dari daerah lain juga dipengaruhi dari kerapian. Hadi Suyitno, menjelaskan bahwa faktor kerapian sangat penting dalam hal menggulung dinamo.

"Kalau tak rapi, kawat akan tersusun bengkok sehingga menyebabkan arus yang mengalir tersendat. Hal ini bisa menyebabkan kualitas dari dinamo tidak lebih baik," jelasnya.

Jaminan kualitas ini semakin diperkuat dengan adanya garansi dari industri. Bahkan garansi tersebut bisa lebih dari satu bulan.

"Kalau buka bengkel dinamo di wilayah ini, saya yakin akan terus berjalan. Syaratnya, orangnya nggak neko-neko dan harus niat. Dari pengamatan saya, jumlah montir kami tak pernah berkurang. Sebaliknya, justru semakin bertambah," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved