Piala Presiden 2017

Kalah dari Arema FC, Pelatih PBFC Ricky Nelson Minta Maaf

"Saya fikir cederannya Yamasitha Kunihiro cukup berpengaruh pada tim. Hal itu bisa dimanfaatkan Arema untuk mencetak gol."

Kalah dari Arema FC,  Pelatih PBFC Ricky Nelson Minta Maaf
foto: tribunnews
Para pemain PBFC usai pertandingan. 

SURYA.co.id | BOGOR - Pelatih PBFC Ricky Nelson meminta Maaf kepada seluruh pendukung PBFC atas kekalahan dari Arema FC di Final Piala Presiden 2017.

Menurutnya PBFC tidak bermain Nurul diawal pertandingan. Akan tetapi setelah keluarnya Kunihiro semua berubah dan menguntungkan Arema FC.

"Saya fikir cederannya Yamasitha Kunihiro cukup berpengaruh pada tim. Hal itu bisa dimanfaatkan Arema untuk mencetak gol, dan hal itu merusak mental pemain kami," ujarnya seusai laga.

Ia juga menyesalkan banyaknya gol yang bersarang di gawang Wawan Hendrawan. Menurutnya hal tersebut seharusnya tak terjadi jika anak asuhnya mampu konsentrasi.

"Kami sangat tertekan setelah tertinggal 3 gol. Seharusnya tidak perlu terjadi jika pemain dalam kondisi baik," tambahnya.

Lebih lanjut Ia tetap mengapresiasi usaha para pemainnya meskipun belum mampu meraih kemenangan.

"Saya tetap berikan apresiasi setinggi-tingginya atas usaha pemain. Meskipun harus kemasukan banyak gol tapi mereka tetap berusaha memberikan perlawanan," tandasnya.

Laga final itu sendiri berakhir untuk kemenangan Arema FC dengan skor 1-5.

Cristian Gonzales menjadi bintang dengan catatan hattrick.

Sedangakan dua gol lainnya merupakan hasil kreasi Hanif Sjahbandi dan bunuh diri Michael Orah.
Sementara gol hiburan PBFC diciptakan oleh Firly Apriansyah.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved