Rabu, 8 April 2026

Berita Kampus Surabaya

Sudah Punya Karir Mapan, Lulusan Terbaik Pascasarjana Unair Banting Setir Jadi Dosen

Dr Ir Djoko Soelistya sudah punya karir mapan di sebuah perusahaan bergengsi. Tetapi setelah puluhan tahun, akhirnya dia banting setir jadi akademisi.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Dr Ir Djoko Soelistya MM, pilih banting setir jadi dosen meski sudah puluhan tahun punya karir yang mapan 

SURYA co.id | SURABAYA - Mengabdikan diri di dunia pendidikan selama ini menjadi sampingan pekerjaan bagi Dr Ir Djoko Soelistya MM. Mantan General Manager Maspion 5 ini telah rutin mengajar di Universitas WR Supratman Surabaya.

Ketertarikannya pada dunia pendidikan membuatnya terus mengejar gelar akademis hingga menuntaskan studi doktoral dengan predikat Cum Laude.

Bahkan ia mulai meninggalkan kegiatannya sebagai praktisi perusahaan untuk menyelesaikan pendidikan doktornya di program studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pascasarjana Universitas Airlangga tersebut.

Pria yang sudah 22 tahun berkari di dunia Industri ini memilih mengundurkan diri dari perusahaan dan menjadi dosen.

Namun, ia juga sempat melakukan observasi di perusahaannya sebagai bahan disertasinya.

“Bagi saya sudah cukup mengabdi pada perusahaan, sekarang saatnya saya mengabdikan diri pada pendidikan,” ungkap bapak 2 anak ini.

Pengabdiannya pada perusahaan membuatnya bisa mengambil tema disertasi terkait penurunan komitmen karyawan. Berdasarkan temuannya, banyak pegawai sekelas supervisor hingga manager yang kekurangan motivasi dalam bekerja.

“Harusnya mereka punya ide dalam mengembangkan perusahaan. Tapi dia malah menurunkan kompetensi dirinya,” lanjut pria yang mendapat gelar wisudawan pascasarjana terbaik ini.

Ia pun menarik kesimpulan, kebutuhan pegawai bukan hanya pada materi. Tetapi juga pada apresiasi perusahaan dan komunikasi sosial yang dibentuk.

“Bekal penelitian saya juga akan saya buat sebagai materi dalam membuka pekerjaan baru sebagai konsultan pegawai. Karena kasus menurunnya kinerja pegawai bukan hanya di bekas perusahaan tempat saya bekerja,” ungkapnya pria yang menuntaskan pendidikan selama 2 tahun 8 bulan tersebut.

Selain itu, ia juga sedang mencari pekerjaan sebagai dosen tetap di slah satu universitas di Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved