Berita Pendidikan Surabaya

Diklat di Jatim Bisa Mudahkan Guru Ikuti PLPG, begini Penjelasannya

Selain rumpun pariwisata, penambahan kompetensi guru SMK menjadi guru produktif juga akan dilakukan untuk rumpun teknologi.

Diklat di Jatim Bisa Mudahkan Guru Ikuti PLPG, begini Penjelasannya
surya/sulvi sofiana
Kadindik Jatim Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelatihan guru mata pelajaran dengan kompetensi tambahan membuat guru mendapat tambahan jam mengajar.

Hal tersebut kesempatan bagi guru belum tersertifikasi dan akan mudah mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Sedang bagi guru telah tersertifikasi, namun belum memenuhi 24 jam mengajar akan tertolong dengan penambahan kompetensi ini.

“Diklatnya dilakukan dua bulan in dan on service learning. Ada praktikum dan uji kompetensi yang akan bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” tutur Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Saiful Rachman, Selasa (7/3/2017).

Selain rumpun pariwisata, penambahan kompetensi guru SMK menjadi guru produktif juga akan dilakukan untuk rumpun teknologi.

Secara nasional, kekurangan guru produktif SMK mencapai 12 ribu orang.

“Ini merupakan program dari Kemendikbud yang dilaksanakan di Jatim oleh PPPPTK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan),” terangnya.

Perwakilan PPPPTK Depok, Joko Purwanto menuturkan, untuk menutupi kekurangan tersebut, guru normatif, guru adaptif maupun guru produktif ditambah kompetensinya.
“Memang dari pelatihan ini peluang untuk sertifikasi akan bertambah, yang sebelumnya punya sertifikasi kemudian hangus karena jam mengajarnya kurang. Sekarang mereka punya kesempatan,” tuturnya.

Rencananya, rangkaian pelatihan guru pelajaran menjadi guru adaptif ini akan diselesaikan pada November 2017.

Akhir pelatihan ini akan dilakukan uji sertifikasi pada dual kompetensi yang dimiliki guru.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved