VIDEO - Lihat Suasana Ketika Warga Sumatera Utara Berkumpul di Surabaya

ada sekitar 7.000 warga Sumatera Utara di Surabaya dan sekitarnya. Ada etnis Batak, Tionghoa dan India. Mayoritas memang etnis Batak.

SURYA.co.id | SURABAYA - Para perantau dari Sumatera Utara (Sumut) berkumpul di ballroom Hotel Shangri-La, Surabaya.

Mereka dari latar belakang beragam, termasuk profesi, asal usul dan etnisnya. Ada Batak, Tionghoa dan India. Mayoritas memang etnis Batak.

"Perkumpulan ini lebih difokuskan untuk kegiatan sosial," jelas Eddy Widjanarko yang di daulat sebagai Ketua Umum.

Saat ini, kata Eddy, ada sekitar 7.000 warga Sumatera Utara yang merantau di Surabaya dan sekitarnya. Mereka kebanyakan berbisnis dan berdagang.

Sebagian yang lain ada yang menjadi politisi, pengacara dan dosen. “Intinya kami saling bantu sesama perantau, Horass," ujarnya.

Secara umum, lanjut Eddy, tujuan dari Perhimpunan Saudara Rantau Sumatera Utara adalah mengikat tali silaturahmi sesama saudara perantau yang berasal dari Sumatera Utara tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun antar golongan.

Namun sebagai suatu perkumpulan yang bersifat sosial, tidak menutup kemungkinan untuk melaksanakan berbagai macam kegiatan sosial untuk membantu sesama saudara yang membutuhkan.

"Semangat dari perkumpulan ini terus berkembang sehingga dapat berperan aktif dalam perkembangan dan pembangunan provinsi Jawa Timur, mengingat begitu banyak saudara kita yang berdomisili di provinsi ini,” tambahnya.

Ketua Pembina Laksamana TNI (Marinir) Sturman Panjaitan berterima kasih kepada semua pihak hingga Perhimpunan Saudara Rantau Sumatera Utara dapat diresmikan.

"Harapannya semoga perhimpunan ini dapat menjadi contoh yang baik dan dapat mengharumkan nama Sumatera Utara sebagai daerah yang multikultural," ungkapnya. 

Halaman
12
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved