Berita Surabaya

Pasca Peristiwa di Jambi, Ini Kiat Kanwil Kemenkumham Jatim agar Napi Tidak Rusuh

Pendekatan kemanusiaan dan HAM baik terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan keluarga wajib dilakukan

Pasca Peristiwa di Jambi, Ini Kiat Kanwil Kemenkumham Jatim agar Napi Tidak Rusuh
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan seperti di Lapas Jambi, Rabu (1/2/2017), Kanwil Kemenkumham Jatim merespon cepat dengan mengeluarkan Surat Petunjuk Penertiban Jilid III untuk Lapas/Rutan se-Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan Kakanwil Kemenkumham Jatim, melalui Kadiv Pemasyarakatan, Harun Sulianto, Jumat (3/3/2017).

Harun menyatakan ada beberapa poin penting dalam surat petunjuk penertiban tersebut yang menjadi pegangan untuk segera dilaksanakan Kalapas/Karutan di Jawa Timur.

“Di dalam UU Pemasyarakatan tanggung jawab kamtib di lapas rutan itu ada di kepalanya. Oleh karena itu dia harus yang paling tahu potensi dan ancaman keamanan dan ketertiban di lapas/rutan,” katanya.

Masih kata Harun, pendekatan kemanusiaan dan HAM baik terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan keluarga wajib dilakukan karena dengan begitu ikatan emosional akan terjalin dengan baik oleh petugas dan WBP.

Untuk keamanan dan ketertiban, maka petugas pengamanan pintu utama agar selalu melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap petugas, pengunjung maupun barang bawaan yang masuk ke dalam lapas/rutan.

“Pemeriksaan dan penggeledahan wajib dilakukan tanpa terkecuali,” tegasnya.

Sinergitas secara produktif antara Kumham, TNI dan Polri harus selalu ditingkatkan sehingga bila ada narapidana/tahanan yang berpotensi mengedarkan atau mengendalikan narkoba dapat diatasi dengan baik tanpa perlu adanya gesekan.

Tidak hanya itu, peningkatan kualitas pembinaan WBP perlu variatif dengan menggandeng pihak-pihak terkait seperti pesantren harus terus dipacu.

Lewat kegiatan rohani maka WBP akan mengurangi pikiran negatif seperti menggunakan maupun mengedarkan narkoba.

“Lapas/rutan yang pembinaan agamanya baik pasti kondusif dan itu sudah terbukti,” katanya.

Dengan semua tindakan dan pembinaan yang dilakukan di lapas/rutan maka diharapkan WBP menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungannya.

“Paradigma ini yang harus kita tanamkan di warga binaan,” jelasnya. Dan terahir jika ada oknum petugas yg menjadi beking warga binaan menyalagunakan narkoba pasti akan ditindak tegasnya.

Penulis: Yuli
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved