Inspirasi
Rela Tinggalkan Pekerjaan Tetap Demi Kembangkan Usaha Minuman Sehat
Agus Sopii tidak takut meninggalkan pekerjaannya di sebuah perusahaan ternama demi mengembangkan usaha sendiri. Tidak mudah awalnya, tetapi kini...
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA – Agus Sopii, anggota karang taruna kecamatan Sawahan boleh disebut orang nekat namun ulet.
Pemuda satu ini rela meninggalkan pekerjaan tetapnya sebagai staf HRD di sebuah perusahaan ternama untuk mengembangkan bisnis.
Sudah satu tahun ia menggeluti dunia usaha mikro untuk mengembangkan produk minuman herbal yang ia ciptakan, Sehatea.
“Untuk saat ini baru dua varian. Yang pertama ada teh rempah. Dan yang kedua adalah sari kurma,” ucap Agus yang ditemui Surya di acara Bang Wetan Batik Festival di Convextion Hall Grand City Surabaya. Di ajang itu, hingga 5 Maret 2017 mendatang, stan produk miliknya akan bertengger bersama 21 produk karang taruna Surabaya yang lain.
Agus mengaku mengembangkan bisnis minuman sehat Sehatea memang tidak mudah di awal. Namun saat ini, ia mengaku tak pernah menyesali pilihannya.
“Sama sekali nggak menyesal. Justru saya mensyukuri pilihannya. Saya bisa mandiri dan berkarya dengan tangan saya sendiri,” ucapnya.
Ia berkreasi dengan menciptakan produk secara otodidak dan melalui proses trial and eror. Ia mengaku banyak observasi di awal untuk mengetahui produk apa yang belum ada di pasaran namun disukai masyarakat.
Karena ia sendiri suka dengan minuman berbau herbal hingga akhirnya ia memilih untuk membuat teh rempah.
Minuman ini seperti wedhang uwuh yang biasa dijual di pasaran. Namun oleh Agus, dikreasikan dengan bahan teh.
“Jadi saya namai teh rempah. Di luar sana belum ada lho. Ini adalah paduan rasa teh yang segar dipadu dengan rempah yang menimbulkan efek hangat di tubuh,” katanya.
Begitu juga dengan produk Agus yang lain yaitu sari kurma. Rasa kurma dalam minuman yang dikemas dalam kemasan botol 350 mililiter ini pas. Tidak terlalu manis, namun juga tidak terlalu kental.
“Manfaat sari kurma ini sangat banyak, bisa membuat tubuh lebih segar vit, dan sehat. Bahannya dibuat dari kurma asli, gula dan air. Produk saya semua nggak pakai bahan kimia lho,” kata pria berkacamata ini.
Kini, dengan dibantu oleh pemerintah kota, dan juga karang taruna Surabaya, produk Sehatea milik Agus sudah banyak dilirik pasar. Bahkan sudah melayani sejumlah pesanan.
Setiap bulan ia sendiri mampu membuat sekitar 1.000 botol untuk melayani permintaan pasar Surabaya dan Sidoarjo.
“Omzetnya sekarang, ya kira-kira Rp 4 juta. Alhamdulillah,” ucapnya.
Produk milik Agus ini juga bisa ditemui di sejumlah sentra UKM milik pemkot Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/agus-sopii-berani-meninggalkan-pekerjaan-tetap-demi-mengembangkan-sehatea_20170302_212021.jpg)