Berita Surabaya

Pemilik Enggan Lahannya Dibebaskan, 43 Persil Lahan Warga MERR Dibawa ke Pengadilan

Pengerjaan jalan MERR di Surabaya sedang dikebut, tetapi sampai kini masih ada 43 persil lahan yang belum dibebaskan. Pemkot akan bawa ke pengadilan.

Pemilik Enggan Lahannya Dibebaskan, 43 Persil Lahan Warga MERR Dibawa ke Pengadilan
surabaya.tribunnews.com/Fatimatuz Zahroh
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Penyelesaian pengerjaan fisik jalan middle east ring road (MERR) tengah dikebut tahun ini.

Sebanyak 43 persil di Gunung Anyar akan dibebaskan agar pemkot bisa segera merampungkan kekurangan pengerjaan sepanjang 1,6 kilometer.

Sebanyak 43 persil itu akan dibebaskan dengan proses konsinyasi di pengadilan.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan kendala saat ini adalah soal pembebasan milik warga.

Tapi tahun ini akan segera dibereskan dan akan segera dibayarkan.

"Kami ini sedang proses konsinyasi lahan warga. Ada 43 persil lahan warga di sana yang akan kami bebaskan lewat pengadilan," kata Erna pada Surya, Kamis (23/3/2017).

Sejumlah lahan itu akan dibebaskan melalui pembayaran oleh pemkot dengan APBD melalui pengadilan.

Lahan itu adalah lahan yang mulanya rumit untuk dibebaskan secara normal oleh tim pemkot.

Ada yang menolak dan ada pula yang tidak diketahui siapa pemiliknya karena berada di luar Surabaya. Selain itu, ada pula yang kepemilikan lahannya dobel.

"Kebanyakan sih persilnya sawah-sawah yang kami konsinyasi. Nggak kesuen biar cepat selesai, wes kita lewat pengadilan saja," ucap Erna.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved