Hukum Kriminal Surabaya

Pemuda ini Nekat Nyabu setelah Mendapat Kiriman dari Adiknya yang kini Buron, akibatnya seperti ini

SELAIN MENJUAL SABU ke Yuslam, CP yang kini buron, menyediakan sabu untuk kakaknya, Fadhi guna dikonsumsi.

surya/fatkhul alami
Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol Anton Prasetyo (kiri) menunjukkan dua tersangka pengedar dan pemakai narkoba yang berhasil ditangkapnya, Selasa (28/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sateskoba Polrestabes Surabaya terus memburu para pengedar dan pengguna narkoba di Kota Kahlawan. Kali ini, polisi membekuk Yuslam Ghozali (23), warga Jl Dupak Rukun Krembangan dan Fadhi Setiawan (23), asal Jl Sidorukun Krembangan Surabaya.

Mereka diringkus di rumahnya masing-masing. Yuslam yang merupakan pengedar narkob jenis sabu ditangkap saat tidur dan Fadli dibekuk saat santai di rumahnya.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo menjelaskan, Yuslam merupakan pengedar dan biasa mendapat pasokan dari dari CP.

Selain menjual ke Yuslam, CP yang kini buron, menyediakan sabu untuk kakaknya, Fadhi guna dikonsumsi.

Saat polisi melakukan penggeledahan di rumah Yuslam, ditemukan 7 poket sabu 2,79 gram, satu timbangan elektrik, empat pipet kaca, tiga pak plastik klip, satu Hp dan tas.
Sedangkan dari rumah Fadhi, petugas menyita dua poket sabu seberat 0,59 gram, satu pipet kaca sabu bekas pakai 1,42 gram.

"Yuslam dan CP merupakan pengedar sabu, kalau Fadhi hanya pemakai saja. Kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku CP yang kabur,” terang Anton.

Yuslam mengaku, sudah biasa membeli sabu dari CP dan diedarkan ke teman-teman di wilayah tempat tinggalnya.

“Saya biasa beli beberapa gram sabu ke CP, lalu saya jual ke teman-teman,” aku pemuda yang bekerja di toko alat musik ini.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved