Berita Ekonomi Bisnis

Buka Rute Surabaya - Kuala Lumpur, Lion Air Bidik TKI dan Pebisnis

AREA MANAGER Surabaya Lion Air, Dyfi Suciati, menguraiakan pihaknya memrioritaskan masyarakat kelas atas yang biasanya rutin ke Malaysia.

Buka Rute Surabaya - Kuala Lumpur, Lion Air Bidik TKI dan Pebisnis
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Manajemen dan awak pesawat maskapai Lion Air serta didampingi perwakilan Angkasapura berfoto bersama jelang pemberangkatan perdana ke Malaysia di Bandara Internasional Juanda,Kamis (23/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Lion Air ekspansi dengan membuka rute baru Surabaya Kuala Lumpur yang menyasar para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia. Selain itu juga membidik calon penumpang kelas atas.

Area Manager Surabaya Lion Air, Dyfi Suciati, menguraiakan pihaknya memrioritaskan masyarakat kelas atas yang biasanya rutin melakukan perjalanan ke Malaysia, di antaranya para pengusaha.

”Kenapa kami membuka rute ini? Karena kami melihat ada peluang,” ujar Dyfi kepada Surya.co.ic di sela lauching rute baru tersebut, Kamis (23/2/2017).

”Banyak masyarakat di Jawa Timur, khususnya Surabaya melakukan perjalanan kesana (Malaysia). Mulai dari yang hanya liburan hingga rutin untuk kepentingan pekerjaan. Untuk yang kedua biasanya pengusaha hingga birokrat. Ada juga yang keperluan berobat,” lanjut Dyfi.

Demi menggaet pasar di sektor ini, Lion pun menyiapkan waktu pemberangkatan yang juga menyesuaikan dengan keperluan aktivitas penumpang.

Dari Surabaya, waktu pemberangkatan adalah pukul 10.00 karena menyesuaikan waktu penumpang yang biasanya ingin berlibur di Kuala Lumpur.

“Sehingga dengan waktu tersebut, bisa menjadi pilihan agen travel perjalanan yang bisanya memilih waktu seperti ini,” ujarnya.

Sebaliknya, untuk pemberangkatan dari Kuala Lumpur ke Surabaya dipilih waktu yang lebih pagi, yakni pukul 07.30.

Hal ini untuk mengakomodir para pengusaha yang mempunyai keperluan singkat di Surabaya.

”Biasanya, banyak pebisnis dari Malaysia yang juga mempunyai kepentingan di sini,” tutur Dyfi.

Tak hanya menyasar kelas atas, rute ini juga menargetkan para TKI yang bekerja di Malaysia.

Tren pertumbuhan TKI di Malaysia, lanjut Dyfi, masih terus berlangsung hingga saat ini.
”Sehingga akan mempermudah para TKI ini untuk mendapatkan maskapai langsung di Surabaya tanpa harus ke kota lain,” jelasnya.

Meski menyasar seluruh kelas, Dyfi enggan memasang target jumlah penumpang yang tinggi untuk tahap perkenalan rute ini.

Per harinya, ia hanya menarggetkan jumlah penumpang di kisaran 70-80 orang.

”Karena masih satu jadwal, kami tak mau memasang target terlalu tinggi,” jelasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved