Minggu, 12 April 2026

Berita Madiun

Tempat Usaha Wali Kota Madiun Disita KPK, Begini Curhatan Para Karyawan

KPK telah menyita sejumlah aset milik walikota Madiun, Bambang Irianto. Para karyawan yang bekerja di sana pun curhat, begini isinya...

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Rahadian Bagus
Bengkel pemeliharaan tabung gas milik Wali Kota Madiun bernama PT Nur Sejahtera Abadi itu berada di Jalan Hayam Wuruk 300 Kota Madiun disita KPK, Rabu (22/2/2017) 

SURYA.co.id | MADIUN - Tim Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menyita sejumlah aset milik Walikota Madiun, Bambang Irianto, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Rabu (22/2/2017) siang.

Selain menyita kebun pepaya, tiga rumah kosong, ruko di komplek Sun City, dan Kantor DPC Demokrat, KPK juga menyita bangunan dan tanah yang digunakan sebagai kantor sekaligus bengkel pemeliharaan tabung gas LPG 3 kg.

Bengkel pemeliharaan tabung gas milik Wali Kota Madiun bernama PT Nur Sejahtera Abadi itu berada di Jalan Hayam Wuruk 300 Kota Madiun.

Seperti di tempat atau aset yang disita sebelumnya, petugas KPK yang didampingi petugas BPN Kota Madiun memasang dua papan tanda penyitaan. Namun, di tempat ini proses penyitaan dikawal petugas dari Polres Madiun Kota.

Kepala Pemeliharaan Tabung Gas, Toni mengatakan meski disita KPK, kegiatan bengkel akan tetap beroperasi.

"Nggak apa-apa, yang disita kan hanya bangunan dan tanah. Masih boleh beroperasi," katanya

Sementara itu, Murdiyono mengaku khawatir akan kehilangan pekerjaan bila nanti bengkel itu ditutup.

"Ya khawatir, nanti kalau ditutup saya kerja di mana," kata karyawan yang mengaku sudah sekitar dua tahun bekerja di bengkel itu.

Dikatakannya, total jumlah karyawan di bengkel milik Bambang Irianto itu sebanyak 38 orang. Sebagian besar karyawan merupakan warga yang tinggal di sekitar bengkel.

Ia berharap, meski bengkel itu sudah disita ia dan teman-temannya masih bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan.

"Kalau inginnya teman-teman ya supaya bisa tetap bekerja," kata Murdiyono. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved