Berita Madiun

Setelah Sita Kebun, KPK Kembali Sita 2 Rumah Milik Wali Kota Madiun di Jl Soekarno Hatta

"SAYA TIDAK TAHU kalau akan ada petugas KPK ke sini," kata Suratno, penghuni rumah di Jl Soekarno Hatta Kota Madiun.

Setelah Sita Kebun, KPK Kembali Sita 2 Rumah Milik Wali Kota Madiun di Jl Soekarno Hatta
surya/Rahadian Bagus
Petugas KPK memasang Papan Pengumuman terkait penyitaan dua rumah di RT 3 / RW 1 Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (22/2/2017) siang 

SURYA.co.id | MADIUN - Setelah menyita aset berupa kebun seluas sekitar 3.200 meter persegi milik Wali Kota Madiun Bambang Irianto, KPK menyita dua rumah kosong no 60 dan 62 di RT 3 / RW 1 jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (22/2/2017) siang.

Dua rumah yang tampak tidak terawat itu ditempati seorang pria bernama Suratno. Saat penyidik KPK mendatangi rumah itu, Suratno tampak kaget.

"Saya tidak tahu kalau akan ada petugas KPK ke sini," kata Suratno.

Pria yang mengaku sebagai warga Jalan Tumpakmanis, Kelurhan Manisrejo, Kecamatan Taman ini mengaku sudah lebih dari setahun tinggal di rumah itu.

"Sudah lebih setahun," kata Suratno yang tampak gugup saat diwawancara.

Pantauan di lokasi, dua rumah itu tampak tidak terawat.

Di bagian dalam rumah nomor 62, beberapa tembok sudah mulai rusak dan terdapat banyak sampah berserakan.

Di bagian belakang terdapat lahan yang luas ditumbuhi beberapa tanaman. Selain itu terdapat bangunan beratap yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan scafolding, kayu dan gerobak sorong bekas.

Suratno mengatakan, rumah dan lahan yang memiliki luas sekitar 2.300 meter itu dibeli Bambang Irianto sekitar 2015.

Namun, sejak dibeli rumah itu tidak pernah digunakan atau dihuni.

Pantauan di lokasi, petugas KPK memasang dua plang atau papan tanda bahwa lahan itu telah disita KPK.

Plang atau papan berwarna putih itu bertuliskan : "Surat Perintah Penyitaan nomor : Sprin.Sita - 12/01/02/2017 tanggal 01 Februari 2017. Tanah dan bangunan ini telah disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bambang Irianto"

KPK menetapkan Wali Kota Madiun Bambang Irianto sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), selain tersangka gratifikasi.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved