Berita Pendidikan Surabaya

PENS dan LAPAN Demo Cara Buat Roket di Hadapan Para Siswa SMP, begini Rahasianya

"Saat membuat roket anak-anak akan menyadari bahwa pengetahuan dasar yang mereka pelajari di sekolah sangat berguna."

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Parmin
surya/pipi maulidiya
Para perwakilan siswa SMP dari beberapa sekolah di Jatim menyimak praktik pembuatan roket. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Belasan anak SMP perwakilan beberapa wilayah Jatim antusias membuat roket air di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Acara membuat roket ini adalah program kerjasama sosialisasi dan workshop antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasiona (Lapan) Watu Kosek dengan PENS.

Arif Nur Hakim, salah satu narasumber dari Pusat Teknologi Roket menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa terhadap teknologi roket.

"Saat membuat roket anak-anak akan menyadari bahwa pengetahuan dasar yang mereka pelajari di sekolah sangat berguna. Mulai dari pengetahuan tentang tekanan dan persamaan gerak. Yang kami ajarkan ini adalah teknologi membuat roket yang paling sederhana, jadi harapannya setelah ini mereka semakin tertarik dengan teknologi roket," tuturnya, Rabu (22/2/2017).

Dalam proses sosialisasi ini, perwakilan dari delapan sekolah masing-masing Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Pasuruan diajari untuk membuat roket. Sekaligus meluncurkannya di Lapangan PENS.

"Saat meluncurkan ini terdapat evaluasi. Mereka tahu kesalahan roket tidak berjalan lurus dan anteng. Misalnya karena ekornya yang kurang kuat, atau kebanyakan air. Karena kita menggunakan air sebagai tekanan," jelasnya sambil mengawasi roket para siswa yang diterbangkan.

Salah satu murid Al Azhar 13 Surabaya, Tsany Indah Maulani mengaku senang dan ingin membuatnya lagi di rumah. Menurutnya belajar jadi lebih asyik jika bisa diterapkan untuk membuat sesuatu lebih nyata dan bergerak.

"Kami buat roket kami sendiri, jadi masing-masing anak punya satu roket. Sayangnya peluncurnya tidak bisa dibuat dengan mudah, perlu pemonpa angin dan wilayah yang cukup luas. Tapi membuat roket dan mecobanya langsung cukup menyenangkan. Kami tahu kelemahan dari roket kami," katanya lalu tersenyum.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved