Berita Gresik

Sekdes Menganti sempat Buat Surat Nikah Siri Sendiri agar Aman di Kos-kosan bersama Siswi SMK

Pria beristri dua ini terpaksa duduk di kursi pesakitan karena didakwa mencabuli gadis di bawah umur SA (17) pelajar SMK swasta di Gresik.

Sekdes Menganti sempat Buat Surat Nikah Siri Sendiri agar Aman di Kos-kosan bersama Siswi SMK
surya/mohammad Romadoni
Sekdes Menganti jalani persidangan, Selasa (21/2/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Terdakwa Mustaqim (49) warga Menganti Gresik hanya bisa terduduk malu saat digelandang ke ruang sidang Tirta Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Selasa (21/2/2017).

Dengan tangan terbogol terdakwa yang sekaligus Sekretaris Desa Menganti ini berupa menutup wajahnya.

Pria beristri dua ini terpaksa duduk di kursi pesakitan karena didakwa mencabuli gadis di bawah umur berinisal SA (17) pelajar kelas XII SMK swasta di Kota Gresik.

Ketua Majelis sidang Ketut Tirta mengatakan sidang ini berlangsung tertutup.

"Untuk para rekan-rekan karena sidang kasus asusila anak di bawah umur berlangsung tertutup, dimohon secara hormat agar meninggalkan ruangan," terang Ketut Tirta sembari meminta petugas PN untuk menutup pintu ruangan Tirta.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum, Lila Yurifa menjelaskan agenda sidang perdana ini adalah membacakan dakwaan.

Informasinya pihak kepolisian diketahui modus terdakwa yakni merayu korban agar mau berhubungan intim dengan diimingi-imingi akan dinikahi dan dibelikan rumah.

Korban yang terlena akan bujuk rayu terdakwa akhirnya luluh dan melayani nafsu bejat terdakwa.

Sudah lebih lima kali terdakwa berhubungan layakanya suami istri dengan korban.

Untuk mengamankan praktek perselingkuhannya, terdakwa bahkan sempat membuat sendiri surat keterangan menikah sirih palsu.

Surat itu ditunjukkan kepada pemilik kos untuk menyakinkan kalau korban dan terdakwa sudah menikah secara sirih.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved