Berita Surabaya

Ngaku Punya Ilmu Gaib dan Bisa Datangkan Emas Dari Perut Bumi, Pria ini Tipu Puluhan Juta

Pria yang tak punya pekerjaan ini mengaku punya ilmu gaib yang bisa mendatangkan emas dari perut bumi. Sandiwaranya hampir sempurna sampai kemudian...

Ngaku Punya Ilmu Gaib dan Bisa Datangkan Emas Dari Perut Bumi, Pria ini Tipu Puluhan Juta
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Jarwo (dua dari kanan) saat diamankan di Polsek Sukomanunggal karena menipu dengan modus punya ilmu gaib dan bisa mendatangkan emas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada-ada saja modus yang dilakukan Djarwo (39) untuk mencari uang. Warga yang tinggal di Desa Padangan, Tulangan, Sidoarjo ini mengaku punya ilmu gaib yang bisa menjadikan seseorang kaya mendadak.

Anang yang adalah Warga Simo Margorejo Surabaya itu pun kehilangan uang Rp 22,3 juta gara-gara termakan bujuk rayu pelaku yang mengatakan bisa mengambil emas dari perut bumi.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Suroso melalui Pjs Kanit Reskrim Iptu Misdianto mengatakan, korban percaya saat ditawari pelaku yang mengaku bisa mendatangkan emas dari perut bumi.

Pelaku meminta korban supaya menyediakan minyak wangi dan sejumlah uang, guna mendatangkan emas tersebut.

"Pelaku dan korban saling kenal. Karena percaya, korban mau menyerahkan uang untuk membeli minyak yang dipakai upacara ritual," tutur Misdianto, Senin (20/2/2017) .

Pelaku meminta uang kepada korban secara bertahap hingga jumlahnya mencapai Rp 22,3 juta. Setelah mendapat setoran uang dari korban pelaku cuma berjanji secepatnya mendapatkan emas, setelah itu, pelaku menghilang.

Aksi pelaku akhirnya berakhir pada, Kamis (16/2/2017). Saat itu pelaku mendatangi rumah korban dan meminta uang untuk beli minyak sebagai ritual.

Tapi, korban sudah curiga dan tidak percaya lagi hingga akhirnya melapor ke Polsek Sukomanunggal.

"Kami akhirnya menangkap pelaku di rumah korban," terang Misdianto.

Di hadapan petugas, Djarwo mengakui, dirinya sebetulnya tidak mempunyai ilmu gaib. Akisnya penipuan dilakukan semata-mata untuk mendapatkan uang yang dipakai sebagai kebutuhan hidup.

Saya tidak memiliki pekerjaan tetap. Uang menipu sudah habis untuk kebutuhan hidup keluarga sehari - hari," aku Djarwo.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved