Berita Banyuwangi

Banyuwangi Kembangkan Irigasi di 2.200 Titik Senilai Rp 150 Miliar

Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi dalam lima tahun terakhir selalu di atas rata-rata Provinsi Jatim dan nasional.

Banyuwangi Kembangkan Irigasi di 2.200 Titik Senilai Rp 150 Miliar
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat bertemu perwakilan Kamar Dagang Belanda untuk perkembangan holtikultura 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi berupaya menjaga kualitas perekonomiannya dengan memacu pertumbuhan dengan tetap mengendalikan laju kenaikan harga barang (inflasi).

Strategi itu bertumpu terutama pada pengembangan pertanian, infrastruktur, dan pariwisata.

Untuk menjaga pasokan pangan, Banyuwangi meningkatkan infrastruktur pertanian lewat pembangunan dan pemeliharaan sistem irigasi.

Tahun ini Banyuwangi menargetkan irigasi di 2.200 titik senilai Rp 150 miliar.

Di Banyuwangi jaringan irigasi primer mencapai 3.718 kilometer, irigasi sekunder 2.204 kilometer, dan irigasi tersier 797 kilometer yang memasok air ke lebih dari 66.000 hektare persawahan.‎

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya secara rutin bertemu dengan jajaran Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), perbankan, dan pelaku usaha untuk menyinergikan langkah.

”Misalnya, dengan perbankan dan BPS kita petakan kecamatan mana yang sedang bagus ekonominya, mana yang melambat. Ini penting agar kita tahu intervensi apa yang perlu dilakukan pemerintah,” ujar Anas, Minggu (19/2/2017).

Sejumlah kebijakan, lanjut Anas, lahir dari sinergi antar-elemen tersebut. Dia mencontohkan, sinergi Bulog dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang kini sudah berjalan di 14 desa lahir dari tantangan menjaga inflasi di level desa.

”Warga desa bisa mendapatkan komoditas seperti tepung terigu, gula, minyak yang dipasok Bulog dengan harga lebih murah,” papar Anas.

”Kami baru saja bertemu dengan BI, BPS, dan pihak terkait untuk mengevaluasi dan menyusun program agar yang kurang bisa ditingkatkan, yang bagus dipertahankan,” imbuh Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved