Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jombang

Pabrik Sepatu Terbakar, Kerahkan 7 Unit PMK, 4 Jam Api Baru Bisa Dipadamkan

Petugas keamanan di gudang pabrik itu dibuat kaget. Mereka melakukan pemadaman, namun secara manual.

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: Titis Jati Permata
surya/aflahul abidin
Ilustrasi kebakaran 

SURYA.co.id | JOMBANG - Gudang penyimpanan bahan baku pabrik milik PT Venezia Footwear, sebuah perusahaan produsen sepatu di Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, terbakar, Rabu malam (15/2/2017).

Api baru bisa dipadamkan Kamis (16/2/2017) dinihari.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.00 WIB. Semula api kecil saja, namun mendadak membesar karena menjilat bahan baku yang mudah terbakar.

Petugas keamanan di gudang pabrik itu dibuat kaget. Mereka melakukan pemadaman, namun secara manual.

Si jago merah bukannya padam. Justru sebaliknya, api semakin berkobar, merambat ke bagian lain dengan cepat.

Karena kewalahan, akhirnya meminta bantuan pasukan memadamkan kebakaran (PMK).

Sebanyak tujuh unit mobil PMK dari Jombang dan Mojokerto pun segera datang ke lokasi.

Petugas PMK nampak bekerja keras memadamkan si jago merah. Kendati demikian, api tetap sulit dikendalikan.

Baru empat jam kemudian, selepas tengah malam api berhasil dijinakkan.

Usai itu sejumlah petugas melakukan pembahasan, di beberapa bagian masih terlihat berasap.

Kapolsek Bareng AKP Lely Bahtiar, membenarkan adanya kejadian itu. Namun dirinya belum bisa memastikan penyebab kebakaran, serta jumlah kerugian.

"Kami masih menyelidiki sebab-sebab kebakaran atas gudang pabrik sepatu tersebut. Jumlah kerugian masih kami data, kami koordinasikan dengan pihak pabrik. Perkiraan ratusan juta rupiah," ujar Lely Bahtiar, kepada SURYA.co.id, Kamis (16/2/2017).

Dia mengatakan kebakaran bermula saat satpam pabrik mengetahui adanya kepulan asap di gudang bagian belakang.

Saat diperiksa, api yang semula kecil itu mendadak membesar dan menjilat bahan baku di gudang yang memang mudah terbakar.

Menurut mantan Kasubbag Humas Polres Jombang itu, kondisi pabrik memang sepi karena libur.

"Biasanya meskipun malam selalu ramai karena ada saja yang kerja lembur," kata Lely.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved