Berita Surabaya

Belum Semua Sekolah Bisa Gelar Simulasi UNBK, ini Alasannya

Meski Kemendikbud telah menetapkan tahapan simulasi UNBK, nyatanya tidak semua sekolah bisa melaksanakannya. Ini sebabnya...

Belum Semua Sekolah Bisa Gelar Simulasi UNBK, ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Tryout yang diadakan di SMKN 2 sebagai pengganti simulasi UNBK diikuti 80 siswa tiap sesinya, Senin (13/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sesuai yang dijadwalkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, saat ini persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah memasuki tahap simulasi.

Tahapan ini mulai dilaksanakan setelah dilakukan penetapan data peserta UNBK dan sesi ujian pada server sekolah.

Sayangnya, tahapan simulasi ini belum diikuti semua sekolah karena sebagian besar perangkat komputer sedang dipakai untuk uji kompetensi keterampilan.

Hal ini seperti di SMKN 2 Surabaya. Menurut Hidayat, teknisi sekolah tersebut, karena simulasi belum bisa dilakukan, maka sebagai gantinya adalah dilakukan tryout internal dengan menggunakan 80 unit komputer di laboratorium multimedia.

Kata Hidayat, tryout ini dilakukanselama 3 hari dengan jadwal 1 pelajaran tiap hari, masing-masing sepuluh sesi.

“Karena tidak wajib, kami tidak ikut dulu. Yang penting siswa latihan dengan memakai komputer,” jelasnya pada SURYA.co.id, Senin (13/2/2017).

Dikatakannya, memang sejak awal sekolahnya tidak mengikuti simulasi karena bersamaan jadwal UKK. Hanya saja mereka tetap melakukan latihan mendownload soal dari pusat dan mengunduh token untuk ujian.

“Kalau gladi bersih juga tidak perlu banyak persiapan. Karena semua sudah tertata tahun lalu. Tinggal mensinkronkan aplikasi pusat pada klien (komputer),” pungkasnya.

Sementara itu, SMKN 7 sudah memulai simulasi karena komputer di sekolahnya sedang tidak dipergunakan, sebab UKK baru diadakan pada 15 Februari 2017. Sinkronisasi dilakukan sejak Sabtu (11/2/2017) dengan mengunduh paket UNBK.

M Ardianto, Wakil Kepala SMKN 7 urusan Kurikulum menjelaskan, simulasi dilakukan selama 3 hari. Sebanyak 468 siswa kelas XII mengikuti simulasi yang terbagi 3 sesi dalam 5 laboratorium komputer.

“Kebetulan jaringan lancar semua, tidak ada kendala. Dengan simulasi ini kami bisa memetakan soal ujian yang dari pusat. Karena soal semuanya dari pusat,”lanjutnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved