Berita Madiun

Rp 775 Juta untuk Ungkap Sejarah Madiun, Pemkab: Kami Gandeng Sejarawan UGM

Bupati Madiun, Muhtarom, menuturkan, para peneliti sejarah dari UGM ini akan diminta meneliti sejarah Kabupaten Madiun dari masa Hindu-Budha.

Rp 775 Juta untuk Ungkap Sejarah Madiun, Pemkab: Kami Gandeng Sejarawan UGM
surya/rahadian Bagus
Tim peneliti sejarah Madiun melaporkan hasil penelitian tahap pertama kepada Bupati Muhtarom, di Pendapa Kabupaten Madiun, Kamis (9/2/2017) lalu. 

SURYA.co.id | MADIUN - Sejarah Kabupaten Madiun mulai pada era kejayaan Kerajaan Majapahit sekitar abad 13 hingga sekarang, akan segera terungkap.

Pemerintah Kabupaten Madiun, telah menggelontorkan dana seesar Rp 775 juta untuk mengungkap sejarah Kabupaten Madiun.

Dalam penelusuran sejarah ini Pemkab Madiun, menggandeng tim yang terdiri dari sejarawan dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bupati Madiun, Muhtarom, menuturkan, para peneliti sejarah dari UGM ini akan diminta meneliti sejarah Kabupaten Madiun dari masa Hindu-Budha hingga pasca-reformasi.

"Tim sejarawan yang kami gandeng ini para dosen sejarah UGM. Mereka telah menempuh pendidikan hingga ke Belanda. Sehingga kami anggap kompeten dalam pembuatan buku sejarah Madiun ini," kata Muhtarom, Kamis (9/2/2017).

Muhtarom menuturkan, sejarah Kabupaten Madiun sebenarnya sudah pernah dibukukan dua kali.
Namun, dua buku sejarah Kabupaten Madiun yang pernah dibuat itu dianggap minim referensi dan menggunakan sumber referensi yang kurang valid atau tidak terklarifikasi.

Oleh sebab itu, Muhatrom yang masa jabatannya segera berakhir ini menganggap perlu dibuat kembali buku berisi sejarah Kabupaten Madiun dari hasil penelitian para sejarawan yang berkompeten.

Penelitian sejarah Kabupaten Madiun sudah dimulai sejak September 2016, dan akan selesai pada Juli 2017. Peneliti mencari sumber sejarah dan dokumentasi di perpustakaan nasional hingga perpustakaan di Den Hag,Belanda.

Bupati yang akrab disapa Mbah Tarom ini menuturkan, tujuan dibuatnya penelitian sejarah ini agar masyarakat Madiun mengetahui sejarah Madiun.

"Biar tahu sejarah Madiun yang benar. Masa tidak tahu sejarah daerahnya sendiri," kata Mbah Tarom.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved