Berita Surabaya

Pemegang KKS Mengaku Kesulitan Transaksi di E-Warung, Chutini: Transfernya Jangan 3 Bulan Sekali

KARTU MERAH PUTIH ITU memiliki dua fungsi. Satu sebagai tabungan, dan satu sebagai e-wallet yang digunakan untuk transaksi di e-warung.

Pemegang KKS Mengaku Kesulitan Transaksi di E-Warung, Chutini: Transfernya Jangan 3 Bulan Sekali
foto:surya/fatumatuz zahroh
Chutini menunjukkan KKS. 

Laporan Reporter: Fatimatuz Zahroh

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Chutini (44), warga Tandes Kidul terlihat kesulitan saat mencoba transaksi di e-warung di Gelora Bung Tomo, Minggu (12/2/2017).

Ibu empat anak ini belum terbiasa menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diberikan Kementerian Sosial RI.

Kartu warna merah putih itu memiliki dua fungsi. Satu sebagai tabungan, dan satu sebagai e-wallet yang digunakan untuk transaksi di e-warung.

"Saya belum pernah punya tabungan. Ini baru pertama kalinya punya uang di bank. Makanya minta bantuan petugas" ucap Chutini.

Di e-warung yang disediakan petugas itu, Chutini ingin membeli beras 10 kilogram beras medium dan gula 2 kilogram.

Lantaran tidak begitu paham operasional KKS, petugas bank yang memasukkan pin dan juga nominal belanjaan.

Ia lebih senang belanja di e-warung. Sebab harganya lebih murah dibandingkan harga di toko eceran.

"Selisih seribu dari di warung samping rumah. Katanya uangnya nggak bisa dicairkan, enak gini wes onok jagane gae sembako (sudah ada jatahnya untuk sembako)," ujar Chutini.

Di tabungan BNI yang ia pegang, ada saldo Rp 87.000. Sisa uang itu masih bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sembako selama Februari.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved