Berita Malang Raya

29 Jam Berlalu, Api Masih Menyala di Gudang Daur Ulang Plastik yang Terbakar di Lawang

Kesulitan pemadaman, kata dia, karena di dalam gudang penuh tumpukan plastik, karton, dan benda-benda lain.

29 Jam Berlalu, Api Masih Menyala di Gudang Daur Ulang Plastik yang Terbakar di Lawang
surya/aflahul abidin
Pemadaman sisa kebakaran di gudang daur ulang dan pengolahan plastik Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang masih berlangsung, Kamis (9/2/2017) siang. 

SURYA.co.id | LAWANG - Meski jumlah titik api sudah berhasil dikurangi, pemadaman gudang daur ulang dan pengolahan plastik di desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, butuh alat berat eskavator, Kamis (9/2/2017).

Begitu disampaikan Kapolsek Lawang Kompol Wachid Arifiani saat meninjau lokasi pada kebakaran yang masih berlangsung pada hari kedua, Kamis (9/2/2017).

"Kebakaran masih menyala. Tapi pada dasarnya api mulai terfokus di tengah sehingga tidak sampai di pemukiman, baik di kanan atau kiri pabrik," kata Wachid.

Kesulitan pemadaman, kata dia, karena di dalam gudang penuh tumpukan plastik, karton, dan benda-benda lain.

Tanpa ekskavator, menurut Wachid, pemadaman total masih akan butuh waktu yang masih lama.

Ekskavator bisa digunakan untuk membongkar dan memindahkan tumpukan barang-barang.

Hingga saat ini, polisi masih belum meminta keterangan para saksi dan pemilik gudang. Polisi masih berfokus pada pemadaman.

"Memang sepintas pemilik bilang konsleting. Tapi kami belum bisa meyakinkan itu. Harus menunggu pemeriksaan lebih dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi gudang daur ulang dan pengolahan plastik di desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (8/2/2017) pagi.

Dan hingga 29 jam lamanya, pembasahan masih terus dilakukan untuk memadamkan asap yang masih mengepul dari sisa-sisa barang yang terbakar.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved