Breaking News:

Berita Gresik

Kaum Lansia di Gresik Digerojok Dana Pemberdayaan Rp 80 Miliar, Tujuannya ternyata seperti ini

PEMBERDAYAAN TERSEBUT bentuknya pemberian pelatihan ketrampilan dan sejumlah kegiatan lain.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
hanif manshuri
Ilustrasi - Para lansia saat upacara HUT RI. 

SURYA.co.id | GRESIK – Warga lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Gresik mendapat perhatian pemerintah setempat. Tak tanggung-tanggung, tahun ini ada kucuran anggaran hingga Rp 80 miliar untuk pemberdayaan Lansia di Gresik.

Anggaran sebanyak itu, khusus untuk kegiatan pemberdayaan. Tidak termasuk biaya pembelian alat dan sebagainya.
“Harapannya, agar lansia di Gresik bisa lebih sejahtera,” ungkap Kepala Dinas Sosial Gresik, Sentot Supriyohadi, Selasa (7/2/2017).

Pemberdayaan tersebut bentuknya pemberian pelatihan ketrampilan dan sejumlah kegiatan lain. Dengan ketrampilan dimiliki, diharapkan para Lansia di Kabupaten Gresik dapat lebih mandiri.

“Pembinaan dan pelatihan dalam program pemberdayaan lansia itu anggarannya berupa dana rehabilitasi sosial yang mencapai Rp 80 miliar. Dan saat ini, pelaksanaan kegiatan tersebut masih dalam tahap persiapan awal,” sambung dia.

Tahapan yang sedang dilakukan adalah proses pendataan lansia di berbagai daerah, khususnya di desa-desa yang tersebar di berbagai wilayah Gresik. Bersamaan dengan pendataan, pihaknya juga melakukan sosialisasi program ini ke semua desa dan kecamatan yang ada.

Kendati anggaran sudah cukup besar, dana itu belum dapat mengkover semua kebutuhan dalam pemberdayaan lansia. Diperkirakan, kuota awal yang tersedia baru sekitar 160 orang, selanjutnya bakal menyusul.

Dijelaskan dia, pembinaan ketrampilan yang diberikan akan disesuaikan berdasar kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah. Ini supaya keterampilan yang disalurkan kepada para lansia benar-benar berguna dan sesuai dengan daerahnya. “Supaya tidak ngawur,” tandasnya.

Program ini juga mendapat respon dari Komisi D DPRD Gresik. Noto Utomo, anggota Komisi D menyebut bahwa program kepedulian terhadap lansia merupakan kewajiban pemerintah sebagaimana diamanatkan Peraturan Daerah yang ada.

PIhaknya berharap, jumlah kuota bisa ditambah. “Kalau sekarang baru 160, harusnya dapat ditambah lebih banyak lagi. Karena masih banyak lansia di Kabupaten Gresik yang butuh sentuhan dari pemerintah agar memiliki ketrambilan dan lebih mandiri,” ujar dia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved