Breaking News:

Liputan Khusus Lubang Jalan Maut

Jalan Rusak Sepanjang Surabaya-Sragen, Lubang Maut bagi Pengendara Motor

Diameter lubang bervariasi, mulai dari sekitar 15 cm hingga lebih dari 100 cm. Tetapi, yang berbahaya adalah kedalaman lubang itu.

surya/ahmad zaimul haq
Jalan Mojokerto-Jombang yang terlihat berlubang dan membahayakan pengendara, Minggu (5/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Vonda Putri (21) menatap tajam ke jalan berlubang di depan warungnya.

Penjual es tebu di ruas jalan Surabaya-Mojokerto ini mengatakan, hampir setiap hari, ada pengendara motor yang terperosok di lubang jalan itu.

"Banyak pengendara motor yang jatuh di lubang itu. Tiga hari lalu ada yang terjerembab di lubang besar itu," ujarVonda dengan jari telunjuk mengarah ke lubang yang berjarak sekitar 100 meter dari Gapura Kota Mojokerto di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Magersari itu, Minggu (5/2)/2017.

Vonda adalah satu dari belasan penjual es tebu yang biasa mangkal di tepi jalan nasional yang kini rusak berat itu.

Ia bersyukur karena rata-rata pengendara yang terperosok masih bisa melanjutkan perjalanan.

"Sudah biasa, kalau ada orang jatuh di lubang itu. Dari pelat nomor, rata-rata mereka bukan orang sekitar sini," katanya.

Menurut Vonda, kecelakaan sering terjadi sore hari, terutama saat hujan turun deras sehingga lubang di jalan tak kelihatan lantaran terendam air.

Diameter lubang bervariasi, mulai dari sekitar 15 cm hingga lebih dari 100 cm. Tetapi, yang berbahaya adalah kedalaman lubang itu.

Lubang-lubang ini bukan hanya tersebar di tengah jalan, namun mayoritas justru berada di bahu jalan dan bagian paling kiri yang lazimnya buat digunakan untuk kendaraan bermotor.

Selain di kawasan Sekarputih, kerusakan parah juga terlihat di jalur nasional yang melintas di Kelurahan Trowulan, Mojokerto.

Halaman
1234
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved