Breaking News:

Liputan Khusus Lubang Jalan Maut

Intensitas Hujan Tinggi dan Kendaraan Tambah Banyak Penyebab Jalan Rusak?

Saking dalamnya beberapa lubang jalan di jalur provinsi itu, warga sekitar sampai menanaminya dengan pohon.

surya/ahmad zaimul haq
Warga memasang tulisan AWAS LUBANG di separator jalan Mojokerto-Jombang, Minggu (5/2/107). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jalan negara maupun provinsi yang membentang di wilayah Magetan dan Ngawi, bertahun tahun seakan tanpa perawatan.

Sehingga di jalan yang dilalui mayoritas angkutan berat itu penuh lubang menganga, yang setiap saat meminta korban.

Saking dalamnya beberapa lubang jalan di jalur provinsi itu, warga sekitar sampai menanaminya dengan pohon.

Ini mulai dari perempatan Garon, Kec/Kab Ngawi hingga terminal bus Kertonegoro, Kec/Kab Ngawi.

Tidak hanya jalur jalan provinsi, yang rusak berat, tapi juga jalur jalan negara membentang mulai perbatasan Magetan-Ngawi sampai Mantingan-Ngawi dan Sragen, Jateng.

Ribuan lubang jalan mengancam pengendara jalan, utamanya pengendara kendaraan roda dua.

Di sepanjang jalan negara itu, nyawa melayang tidak terhitung jumlahnya.

Bahkan, lubang jalan yang membuat motor bintang film legendaris dan mantan politisi Sophan Sophian jatuh di Desa Bogo, Kec Kedunggalar, Ngawi, hingga kini masih belum ada perbaikan.

Padahal, kecelakaan akibat ban motor besar yang dikendarai Sophan Sophian terperosok jalan itu terjadi saat memperingati 100 tahun, Hari Kebangkitan Nasional 17 Mei 2008.

Untuk memperingati kecelakaan itu di lubang jalan yang hingga kini belum juga diperbaiki itu, warga sekitar menamakan jembatan di dekatnya dengan sebutan Jembatan Sophan Sophian.

Halaman
12
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved