Berita Madiun

Ibu Buka Ponsel Putrinya yang Masih SMP, Ternyata sudah 3 Kali Bercinta dengan Suami Orang

ISTRI HAMIL TUA, MALAH CABULI SISWI SMP. Hal ini terungkap dari SMS yang dibaca oleh ibu siswi SMP di Madiun itu.

Ibu Buka Ponsel Putrinya yang Masih SMP, Ternyata sudah 3 Kali Bercinta dengan Suami Orang - ilustrasi-pelajar-mesum-di-warnet-hubungan-badan-seks_20160524_224757.jpg
youtube
ILUSTRASI PELAJAR MESUM.
Ibu Buka Ponsel Putrinya yang Masih SMP, Ternyata sudah 3 Kali Bercinta dengan Suami Orang - berita-madiun-siswi-smp-bercinta-dengan-pria-beristri_20170202_172041.jpg
rahadian bagus
Kapolsek Sawahan, AKP Agung Darmawan menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus pencabulan yang menimpa SS, siswi SMP di Mapolres Madiun Kota, Kamis ( 2/2/2017).

SURYA.co.id | MADIUN - Aparat Polsek Sawahan menangkap pria berinisial BS (35), warga Desa Klagenserut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Pria beristri ini ditangkap atas tuduhan tindak pencabulan terhadap siswi SMP berusia 12 tahun berinisial SS.

Kapolsek Sawahan, AKP Agung Darmawan menuturkan, berdasarkan pengakuan korban, pelaku mencabulinya sebanyak tiga kali.

"Tersangka BS kami tangkap setelah ibu korban melapor, anaknya telah dicabuli sebanyak tiga kali," kata Agung saat ditemui di Mapolres Madiun Kota, Kamis (2/2/2017) siang.

Agung menuturkan, awalnya SS berkenalan dengan BS melalui Facebook.

Saat berkenalan dengan korban, kata Agung, tersangka menggunakan foto profil dan nama palsu.

"Fotonya bukan foto asli, namanya juga palsu," kata Agung.

Hingga akhirnya, pada Selasa (17/1/2017) tersangka mengirim pesan melalui SMS, mengajak korban berhubungan badan. SMS dari tersangka, tak sengaja dibuka ibu korban.

Setelah membaca isi SMS dari tersangka, ibu korban mendesak anaknya agar bercerita apa saja yang dilakukan tersangka kepadanya.

"Anaknya pun akhirnya mengaku sudah pernah dicabuli tiga kali. Di mobil, di rumah tersangka, dan di hotel," katanya.

Tidak terima dengan perbuatan tersangka, ibu korban kemudian melapor ke Polsek Sawahan. Polisi kemudian menangkap BS, dan saat ini ditahan di Mapolsek Sawahan.

Agung menambahkan, BS sehari-hari bekerja di tempat percetakan.

BS, kata Agung sudah memiliki satu anak dan istrinya sedang mengandung anak kedua.

Sesuai aturan, tersangka BS dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Tersangka BS terancam hukuman minimal lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved