Berita Gresik
Tiba di Wilayah Tugas Baru, Ini 2 Kasus Besar yang 'Menunggu' Ditangani Kapolres Gresik
Ia juga mencermati data kriminalitas dan kegiatan kamtibmas yang dilengkapi dengan video tempat kejadian perkara
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | GRESIK - Perpisahan Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan yang berlangsung Rabu (1/2/107), diwarnai dengan pemaparan hasil prestasi, inovasi dan pembangunan jajaran Polres Gresik.
Adex Yudiswan menunjukkan hal tersebut kepada Kapolres yang baru AKBP Boro Windhu Dandandito.
AKBP Boro Windu Danandito menyaksikan dengan seksama penjelasan Adex Yudiswan tentang kecanggihan informasi teknologi (IT) berupa aplikasi Kamtibmas berbasis android yaitu GO Sigap.
Ia juga mencermati data kriminalitas dan kegiatan kamtibmas yang dilengkapi dengan video tempat kejadian perkara (TKP).
"Ini peta bagian Ujungpangkah. Bawean di sini," kata Adex Yudiswan, saat di ruang IT Polres Gresik, Rabu (1/2/2017), sebelum acara perpisahan.
Adex juga menunjukkan pembangunan masjid yang sudah tahap akhir.
"Semua sudah selesai. Tinggal penyelesaiannya. Semuanya untuk warga Gresik," kata Adex.
Sementara kasus yang sudah menunggu Kapolres Gresik yang baru yaitu kasus sexy dancer di Gelora Joko Samudro (GJS) Jl Veteran, Kecamatan Kebomas pada 2016 dan kasus penghinaan terhadap mantab presiden Republik Indonesia Abdul Rahman Wachid atau Gus Dus dan kiai lainnya yang dilaporkan GP Ansor Kabupaten Gresik.
AKBP Adex Yudiswan akan menempati tugas baru sebagai Wakapolrestabes Metro Jakarta Barat
Sedangkan AKBP Boro Windhu Dandandito sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Mojokerto.
