Berita Surabaya
Sistem Anjungan Mandiri akan Diadaptasi Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr Soetomo
argetnya, akan ada pengembangan agar pendaftaran bisa diakses tanpa harus bawa kartu.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Panjangnya antrean selalu menjadi permasalahan yang bisa berpengaruh pada kenyamanan pasien.
Apalagi hal ini juga terjadi di rusah sakit tersier provinsi Jawa Timur.
Wakil Direktur Penunjang Medik RSUD Dr Soetomo, Dr dr Hendrian Dwikoloso Soebagjo SpM (K) mengungkapkan akan menerapkan sistem anjungan mandiri sebagai Layanan Antrian Pasien Terpadu berbasis teknologi informasi di Instalasi Rawat Jalan (IRJ).
“Sistem rawat jalan ini kalau tidak segera ditangani akan menjadi permasalahan. Makanya kami buat sistem online yang digunakan rutin masyarakat. Karena masyarakat kebanyakan sudah punya handphone dan paham internet sehingga keterlibatannya bisa aktif,” paparnya.
Untuk itu, pelayanan anjungan mandiri di Instalasi Graha Amerta akan dievaluasi.
Sehingga bisa menemukan teori yang tepat dalam pelayanan RS Tersier.
Sebab, menurutnya permasalahan di IRJ jauh lebih heterogen dibandingkan Instalasi Graha Amerta.
“Kalangan apapun datang kesana (IRJ) dan volumenya besar. Makanya mencegah hal yang tidak diinginkan kami membuat sistem yang akan terkonsep baik,” lanjutnya.
Sejumlah sistem yang mungkin akan dirubah juga terkait pemilihan dokter.
Hal tersebut menurutnya tidak bisa diterapkan di IRJ karena banyaknya jumlah pasien.
Tetapi pemilihan bisa lebih diarahkan pada pemilihan poli.
“Targetnya, akan ada pengembangan agar pendaftaran bisa diakses tanpa harus bawa kartu. Seperti memakai nomor KTP yang akhirnya terkoneksi BPJS, dinas kependudukan dan lainnya,”lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-anjungan-mandiri-graha-amerta_20170201_141352.jpg)