Berita Ponorogo

Penjual Miras Coba Suap Polisi Pakai Uang Rp 990 Ribu, Akibatnya

Saat ditangkap petugas dengan barang bukti beberapa jeriken arak jowo, pria ini menyelipkan uang 990 ribu Rupiah ke polisi. Begini kata polisi..

Penjual Miras Coba Suap Polisi Pakai Uang Rp 990 Ribu, Akibatnya
Humas Polres Ponorogo
Dua warga asal Jawa Tengah dibekuk anggota Polsek Somoroto, di Jalan Ponorogo-Solo, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 02.30 WIB saat akan mengirim arak ke Madiun. 

SURYA.co.id | PONOROGO - Dua warga asal Jawa Tengah dibekuk anggota Polsek Somoroto, di Jalan Ponorogo-Solo, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dua warga bernama Suwarno dan Ari Wibowo ini ditangkap saat hendak mengirim minuman keras jenis arak jowo sebanyak 660 liter kepada seorang warga Kabupaten Madiun bernama Mohtar.

Saat akan ditangkap, Suwarno (37) yang merupakan warga RT 006/RW 009, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini sempat mencoba menyuap petugas.

Wakapolsek Somoroto, AKP Suyono saat dihubungi mengatakan, tersangka mencoba menyuap petugas dengan uang Rp 990 ribu. Pengakuan tersangka, uang itu sengaja dititipkan oleh majikannya, untuk dipakai menyuap polisi.

"Yang diamankan barang buktinya selain arajo, ada uangnya. Setelah ditanya, katanya uang itu dititipkan oleh bosnya. Uang itu dipakai misalnya dicegat polisi dikasihkan," kata AKP Suyono, Selasa (31/1/2017).

Dikatakan Suyono, masih menurut penuturan tersangka, uang yang dititipkan oleh majikan tersangka berjumlah Rp 1 juta. Namun, oleh tersangka sebagian sudah digunakan untuk membeli kopi.

"Sebelumnya Rp 1 juta, tapi sudah dipakai Rp 10 ribu, untuk beli kopi. Jadi tinggal Rp 990 ribu," katanya.

Ketika ditanya, siapa pemilik atau majikan tersangka, Suyono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Begitu juga dengan pembeli arjo yang tinggal di Kabupaten Madiun.

"Kami masih menunggu hasil penyelidikan, baru pengembangan. Kami belum sampai kesitu, kami fokus ke kasusnya dulu, baru pengembangan," terangnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 21 jeriken, masing-masing berisi 30 liter miras arak jowo. Arak jowo atau biasa disebut arjo itu diduga diproduksi dari Kabupaten Sukoharjo.

Selain itu polisi juga menyita mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi AD 9017 HK dan uang Rp 990 juta yang akan dipakai untuk menyuap.

Saat ini, Suwarno dan temannya bernama Ari Wibowo (21) warga Dukuh Dranan, Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ditahan di Mapolres Ponorogo.

"Yang sudah pasti satu tersangkanya (Suwarnno), sementara satunya (Ari Wibowo) masih saksi. Karena menurut keterangan, dia hanya diajak untuk menemani," imbuhnya.

Tersangka akan dijerat pasal 204 ayat 1 Jo pasal 55, pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved