Breaking News:

Berita Jombang

Dua Sungai Meluap, Ribuan Rumah di Dua Kecamatan Jombang Terendam

Kondisi ini memaksa warga mengungsi ke kantor desa setempat lantaran rumah mereka terendam air sedada orang dewasa.

Penulis: Sutono | Editor: Titis Jati Permata
surya/sutono
Kondisi banjir di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Senin (30/1/2017). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Tingginya curah hujan membuat dua sungai di Kabupten Jombang meluap.

Akibatnya, ribuan rumah di Kecamatan Mojowarno dan Mojoagung terendam banjir.

Di Kecamatan Mojowarno, desa yang terendam banjir antara lain Desa Selorejo, Desa Catakgayam dan desa Wringinpitu.

Sedangkan di Kecamatan Mojoagung banjir melanda Desa Kademangan.

Di Kecamatan Mojowarno, banjir rata-rata mencapai atas lutut orang dewasa

Sungai Putih yang melintas di kecamatan ini tak mampu menampung tingginya debit air yang mencapai setengah meter.

"Siang sampai malam hujan terus mengguyur. Sehingga air sungai meluap membanjiri rumah warga. Selepas isya air mulai menggenang hingga pagi ini terus meninggi," ujar Saiful Bahri (41), warga Desa Selorejo, kepadaSURYA.co.id, Senin (30/1/2017)

Di wilayah Kecamatan Mojoagung, banjir menerjang Dusun Kebondalem, Desa Kademangan.

Warga setempat, Fauzikin (35) mengatakan, banjir diakibatkan meluapnya Sungai Catak Banteng di sisi barat Dusun Kebondalem.

“Sungai meluap karena hujan yang mengguyur tiada henti sejak siang sampai malam. Air mulai merendam pemukiman penduduk sejak pukul 20.00 WIB dan terus meninggi mencapai kisaran 50 hingga 130 sentimeter,” kata Fauzikin.

Sedikitnya 350 rumah warga terendam air. Kondisi ini memaksa lebih dari 20 warga mengungsi ke kantor desa setempat lantaran rumah mereka terendam air sedada orang dewasa.

"Banjir ini sudah ketiga kalinya dalam bulan ini karena meluapnya Sungai Catak Banteng. Mungkin sudah waktunya sungai tersebut dinormalisasi," kata Fauzikin yang termasuk mengungsi di kantor desa.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Gunadi, membenarkan banjir yang terjadi di dua kecamatan sejak Minggu malam ini.

Dia memperkirakan 1.000 rumah dari dua kecamatan itu yang terkena banjir.

"Banjir memang melanda sejumlah desa di Kecamatan Mojowarno dan Mojoagung. Kami sedang melakukan pendataan ini, tentang jumlah rumah, sawah, dan ternak serta manusia yang kemungkinan jadi korban," ujar Gunadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved