Breaking News:

Berita Banyuwangi

Tanam Jeruk Sambil Pelihara Ikan, Ini Hasil yang Dicapai Petani Banyuwangi

Banyuwangi membuat program Gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili).Salah satunya mina jeruk (pemeliharaan ikan bersama jeruk.

Penulis: Haorrahman | Editor: Musahadah
surya/haorrahman
Panen jeruk : Banyuwangi menggalakkan pemanfatan lahan pertanian padi, jeruk, dan buah naga untuk budidaya ikan tawar. 

SURYA.co.id I BANYUWANGI - Untuk mewujudkan kemandirian pangan hingga tingkat rumah tangga, Banyuwangi membuat program Gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili).

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, tujuan dari gerakan ini untuk menjamin konsumsi pangan yang cukup.

"Gerakan ini untuk konsumsi pangan yang cukup, aman, bergizi seimbang di tingkat rumah tangga, melalui pemanfaatan sumber daya lokal," kata Hary, Minggu (29/1).

Hary menjelaskan, gerakan Gema Pamili ini melingkupi, sistem diversifikasi seperti mina jeruk (pemeliharaan ikan bersama jeruk), mina naga (pemeliharaan ikan bersama buah naga), mina padi (pemeliharaan ikan bersama padi), serta pemanfaatan lahan agar produktifitas meningkat.

"Ada enam kecamatan yang siap untuk melakukan gerakan Gema Pamili ini," kata Hary.

Enam kecamatan tersebut adalah, Glenmore, Sempu, Songgon, Licin, Glabah, dan Blimbingsari. Enam kecamatan tersebut dikenal sebagai sentra jeruk, naga, dan padi.

Bahkan Banyuwangi telah ditetapkan sebagai pilot project kawasan sentra jeruk nasional oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Jeruk memang menjadi salah satu komoditas hortikultura buah andalan Banyuwangi, selain manggis, buah naga, dan durian.

Pangan mina lestari, merupakan gerakan pemanfaatan lahan pertanian untuk budidaya ikan air tawar.

Tidak hanya padi, menurut Hary, lahan pertanian jeruk dan buah naga juga bisa dimanfaatkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved