Berita Surabaya

Main Ponsel di Jalan Raya Jadi Budaya, Ratna Azis Prasetyo: Perlu Sanksi Lalin Lebih Tegas

“MEREKA kurang sadar bahwa memakai ponsel saat berkendara tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengendara lain.”

Main Ponsel di Jalan Raya Jadi Budaya, Ratna Azis Prasetyo: Perlu Sanksi Lalin Lebih Tegas
surya/sulvi sofiana
Dosen Sosiologi FISIP Unair Ratna Azis Prasetyo SSosio MSosio. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penggunaan ponsel sambil berkendara kerap ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Padahal, tak jarang pula terjadi tindakan kriminal hingga kecelakaan, akibat penggunaan telepon genggam ini saat berkendara.

Ini tak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan di jalan.

Demikian diungkapkan dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair), Ratna Azis Prasetyo SSosio MSosio, yang melihat perilaku masyarakat mengabaikan aturan dan keselamatannya

“Mereka kurang sadar bahwa memakai ponsel saat berkendara tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengendara lain,” ungkap wanita kelahiran Sidoarjo, 10 Januari 1987.

Kurangnya kesadaran inilah yang mengakibatkan kecenderungan menyepelekan peraturan. Padahal, peraturan itu dibuat tidak lain tujuannya untuk mengurangi kecelakaan maupun berbagai tindakan kejahatan.

“Dijambret saat main hape itu merupakan salah satu akibat penggunaan saat berkendara. Orang yang ingin berbuat kejahatan secara tidak langsung telah diberi akses pengguna,” paparnya.

Berkendara sambil memakai gadget, menurutnya memberi posisi mudah untuk dijambret. Ini karena kewaspadaan dan konsentrasi pengendara berkurang.

Kondisi ini terus terjadi karena peraturan lalu lintas selama ini masih cenderung memberi sanksi ekonomi yang sifatnya ringan.

“Saya rasa yang menyangkut keselamatan bersama harus ada sanksi yang benar-benar tegas, misalnya tidak hanya berupa denda, tetapi juga ancaman pencabutan izin mengemudi,” tegas Ratna.

Terkait larangan penggunaan ponsel saat berkendara, juga perlu regulasi mendetail. Sebab belum ada batasan penggunaan ponsel ini.

Aktivitas penggunaan gadget ini biasanya tidak sekadar telepon dan SMS, tetapi ada yang main game.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved