Kamis, 16 April 2026

Berita Pasuruan

Begini Cara Lapas Pasuruan Kota Kembangkan Kreativitas Warga Binaannya

Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan agar mereka lebih mandiri pasca selesai menjalani masa tahanan di lapas ini.

surya/galih lintartika
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan Kota, mengikuti penyuluhan dan pemanfaatan lahan pertanian 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sekitar 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasuruan Kota, mengikuti penyuluhan dan pemanfaatan lahan pertanian bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Pemerintah Kota Pasuruan, Kamis (26/1/2017) siang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kota Pasuruan, Sri Sulastri mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan WBP agar lebih mandiri pasca selesai menjalani masa tahanan di lapas ini.

"Kami memang sengaja membuat program pembinaan ke WBP agar mereka ini memiliki keterampilan di sejumlah bidang. Salah satu yang sedang kami kembangkan ini adalah bertanam ini," katanya.

Dia mengatakan, selain pembinaan, kegiatan ini merupakan bentuk pengembangan kreativitas WBP.

Ia berharapWBP ini bisa kreatif dan menciptakan peluang kerja sendiri.

"Selain itu, dengan adanya penyuluhan ini maka diharapkan akan ada olah tanah dilingkungan Lapas Pasuruan," terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya memang sudah menyiapkan lahan khusus untuk pertanian.

Namun, selama ini, WBP ini tidak mengetahui cara tanam yang baik dan benar.

Tanah tersebut juga sudah pernah ditanami, tetapi karena tidak mempunyai ilmu bercocok tanam maka hasilnya kurang maksimal.

Dengan adanya ilmu tersebut, nantinya bisa menjadi bekal warga binaan ketika mereka kembali ditengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Dia mengatakan, hasil dari tanaman ini nantinya akan dipasarkan kepada masyarakat.
"Kami siap membantu pemasarannya. Kami akan ikut menjual hasil dari tanaman yang ditanam para WBP ini," paparnya

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Arif Setiabudi menjelaskan, dalam kegiatan ini, pihaknya memberikan materi cara menaman yang baik dan benar, cara perawatannya dan cara menangani kendala saat bercocok tanam ini.

"Untuk tanaman yang kami tanam ini ada cabai, jeruk nipis, pepaya, pisang dan sejenis tanaman obat - obatan lainnya," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved