Berita Surabaya

Tiga Pengedar Sabu-Sabu Keroyok Pemuda Surabaya Sampai Tewas, ini Alasannya

Tiga pengedar sabu-sabu mengeroyok Nova Ardiansyah hingga pemuda itu terbirit-birit lalu lompat ke sungai dan tewas. Ini alasan pengeroyokan itu

Tiga Pengedar Sabu-Sabu Keroyok Pemuda Surabaya Sampai Tewas, ini Alasannya
Surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Rahman (tengah), satu dari empat pelaku pengeroyokan korban Nova Ardiansyah hingga meninggal dunia ketika di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/1/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nova Ardiansyah, warga Jl Kebonsari Surabaya yang ditemukan tewas di Sungai Brantas Kedurus, Karangpilang Surabaya, Selasa (17/1/2017) lalu, ternyata merupakan korban pembunuhan.

Nova meninggal dunia setelah dikeroyok tiga rekannya. Para pengeroyok itu adalah pengedar narkoba yang berada satu jaringan dengan Nova Ardiansyah.

Salah satu pengeroyok Nova hingga tewas itu sendiri adalah Rahman Oktavian ( 32), warga Jl Mastrip Warugunung Karangpilang.

Dia diringkus oleh Unit Jatanras Satreskrim Polretabes Surabaya, Rabu (25/1/2017).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tersangka Rahman melakukan pengeroyokan kepada korban bersama tiga temannya.

Pengeroyokan ini bermula ketika korban tidak membayarkan uang hasil penjualan sabu 1 gram kepada Wanto (DPO).

Karena korban Nova tidak kunjung menyerahkan uang, maka Sabtu (14/1/2017), tersangka Rahman dan saudara Habib (DPO) dipanggil Wanto ke rumahnya.

“Mereka membahas masalah uang pembayaran sabu-sabu yang telah dibawa korban namun belum bayar. Uang yang diminta Rp 1,4 juta atas pemasanan sabu satu gram," kata Shinto, Rabu (25/1/2017).

Setelah pertemuan di rumah tersangka Wanto, lanjut Shinto, korban juga meminta korban Nova datang ke rumahnya.

Begitu Nova tiba, para tersangka langsung memukuli hingga korban lari keluar rumah. Saat dilakukan pengejaran, para tersangka
berteriak maling sehingga korban lari ke arah sungai dan meloncat.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved