Senin, 27 April 2026

Berita Malang Raya

Buah Naga dan Jeruk, Dua Kudapan yang Selalu Laris Manis Jelang Perayaan Imlek

Selain buah naga, permintaan yang meningkat sebelum Imlek adalah jeruk, terutama jeruk impor.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Titis Jati Permata
surya/hayu yudha prabowo
Pedagang menata Buah Naga yang didatangkan dari Banyuwangi di bedak buah milik H Nawawi di Pasar Induk Gadang, Kota Malang, Minggu (22/1/2017). Menjelang Imlek pasokan buah yang biasa dikonsumsi saat Imlek di pasar ini meningkat untuk memenuhi permintaan konsumen di Kota Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Jeruk dan buah naga merupakan buah yang laris menjelang perayaan Imlek.

Permintaan buah naga mengalami kenaikan selama beberapa hari terakhir.

Setidaknya ini terlihat di pasar induk Gadang. Abdullah, salah satu pedagang buah di Pasar Gadang, mengatakan selama beberapa hari terakhir peningkatan permintaan buah naga mencapai 100 persen.

Abdullah merupakan pedagang besar yang melayani pembelian partai. Sebelum Imlek, permintaan buah naga seorang pembeli mencapai satu kuintal.

"Beberapa hari terakhir bisa dua kuintal satu pembeli. Tentunya itu dijual lagi, atau dibagi untuk dijual beberapa pedagang di pasar lain," ujar Abdullah, Selasa (24/1/2017).

Meskipun permintan meningkat, lanjutnya, pasokan buah naga juga melimpah.

Akibatnya pembeli atau pengecer juga konsumen tidak perlu kuatir kehabisan stok buah naga.

"Karena sekarang masa panennya buah naga. Buah naga di Pasar Gadang ini dari Banyuwangi," ujarnya. Harga buah naga di tingkat grosir mencapai Rp 8.000 per kilogram.

Selain buah naga, permintaan yang meningkat sebelum Imlek adalah jeruk, terutama jeruk impor.

Jeruk yang banyak dicari konsumen untuk Imlek adalah jeruk ponkam, santang, dan kino.

"Paling banyak ponkam dan santang. Biasanya banyak permintaan tiga hari menjelang Imlek," ujarnya.

Di hari-hari biasanya, per hari ia bisa menjual empat kotak. Per kotak berisi 9 kg (jeruk ponkam) dan 6 kg untuk jeruk santang.

Mendekati Imlek, penjualan bisa mencapai 10 kotak per hari.

"Sebelum Imlek memang ada kenaikan, tetapi tidak sebanyak ketika perayaan Maulid. Kalau Maulid itu penjualan buah bisa lebih tinggi," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved