Berita Pasuruan
Ya Tuhan, Mahasiswi asal Malang ini Dibonceng Pacarnya dan Tiba-tiba Hanyut ke Sungai
TRAGEDI WAHYU & FELANSIA INDRIANI. Mereka bermotor lewat desa di Pasuruan. Tiba-tiba ada banjir bandang. Velansia tak bisa renang.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yuli
SURYA.co.id | PASURUAN - Identitas korban hanyut yang disapu arus deras sungai Kedunglarangan saat melintas di Desa Tamanan Oro–oro Rombo Kulon, Kecamatan Rembang, Pasuruan, Selasa (24/12/2017) petang berhasil ditemukan.
Berdasarkan informasi, identitas korban yang hanyut terbawa arus sungai adalah Felansia Indriani , warga Desa Kalitelo Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Informasi yang dihimpun SURYA.co.id, dia kuliah di Akademi Keperawatan Kosgoro di Mojokerto. Dia dibonceng oleh Wahyu yang berhasil selamat.
Informasinya, dua orang ini bukan pasangan suami istri (pasutri) seperti yang diberitakan sebelumnya. Keduanya merupakan sepasang kekasih.
BERITA SEBELUMNYA: BREAKING NEWS - Pria dan Perempuan Bermotor Tersapu Banjir di Pasuruan
Informasi awal, dilaporkan dua orang hanyut dalam insiden ini. Namun, satu orang berhasil menyelamatkan diri karena bisa berenang dan memegang erat batang pohon di dekat aliran sungai.
“Saat ini, korban selamat sedang kami evakuasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bhakti Jati Permana.
Dia mengatakan, untuk satu korban yang belum selamat masih dalam tahap pencarian.
Menurutnya, pihak BPBD bekerjasama dengan Satpol PP, SAR, Polsek, Koramil, dan warga setempat sedang melakukan pencarian.
“Kami sudah turunkan dua perahu karet untuk melakukan penyisiran,” terangya.
Bhakti mengungkapkan, saat ini, lokasi kejadian masih diguyur hujan deras. Proses pencarian tidak bisa maksimal.
Namun, sementara, pihaknya menggunakan metode jaring mayat.
“Kami bentangkan jaring di sungai ini. Selain hujan, lokasi juga sangat gelap,” ungkapnya.
Kendati demikian, Bhakti menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan pencarian pada Rabu (25/1/2017) pagi.
Ia memastikan pencarian di pagi hari akan lebih menguntungkan karena tidak terkendala penerangan.
“Saat ini, kami lakukan penyisiran hanya untuk sisi yang terlihat atau dekat dengan tanggul. Tapi kalau besok, akan kami lakukan penyisiran secara utuh,” paparnya.
UPDATE:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-pasuruan-mahasiswi-hanyut-di-sungai-felansia-indriani-asal-malang_20170124_230312.jpg)