Minggu, 26 April 2026

Berita Pasuruan

Ya Tuhan, Mahasiswi asal Malang ini Dibonceng Pacarnya dan Tiba-tiba Hanyut ke Sungai

TRAGEDI WAHYU & FELANSIA INDRIANI. Mereka bermotor lewat desa di Pasuruan. Tiba-tiba ada banjir bandang. Velansia tak bisa renang.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yuli
Facebook/Felansia Indriani
PACARNYA SELAMAT - Felansia Indriani, warga Desa Kalitelo Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, hanyut di sungai Kedunglarangan saat melintas di Desa Tamanan Oro–oro Rombo Kulon, Kecamatan Rembang, Pasuruan, Selasa (24/12/2017) petang. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Identitas korban hanyut yang disapu arus deras sungai Kedunglarangan saat melintas di Desa Tamanan Oro–oro Rombo Kulon, Kecamatan Rembang, Pasuruan, Selasa (24/12/2017) petang berhasil ditemukan.

Berdasarkan informasi, identitas korban yang hanyut terbawa arus sungai adalah Felansia Indriani , warga Desa Kalitelo Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Informasi yang dihimpun SURYA.co.id, dia kuliah di Akademi Keperawatan Kosgoro di Mojokerto. Dia dibonceng oleh Wahyu yang berhasil selamat.

Informasinya, dua orang ini bukan pasangan suami istri (pasutri) seperti yang diberitakan sebelumnya. Keduanya merupakan sepasang kekasih. 

BERITA SEBELUMNYA: BREAKING NEWS - Pria dan Perempuan Bermotor Tersapu Banjir di Pasuruan 

Informasi awal, dilaporkan dua orang hanyut dalam insiden ini. Namun, satu orang berhasil menyelamatkan diri karena bisa berenang dan memegang erat batang pohon di dekat aliran sungai.

“Saat ini, korban selamat sedang kami evakuasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bhakti Jati Permana.

Dia mengatakan, untuk satu korban yang belum selamat masih dalam tahap pencarian.

Menurutnya, pihak BPBD bekerjasama dengan Satpol PP, SAR, Polsek, Koramil, dan warga setempat sedang melakukan pencarian.

“Kami sudah turunkan dua perahu karet untuk melakukan penyisiran,” terangya.

Bhakti mengungkapkan, saat ini, lokasi kejadian masih diguyur hujan deras. Proses pencarian tidak bisa maksimal.

Namun, sementara, pihaknya menggunakan metode jaring mayat.

“Kami bentangkan jaring di sungai ini. Selain hujan, lokasi juga sangat gelap,” ungkapnya.

Kendati demikian, Bhakti menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan pencarian pada Rabu (25/1/2017) pagi.

Ia memastikan pencarian di pagi hari akan lebih menguntungkan karena tidak terkendala penerangan.

“Saat ini, kami lakukan penyisiran hanya untuk sisi yang terlihat atau dekat dengan tanggul. Tapi kalau besok, akan kami lakukan penyisiran secara utuh,” paparnya.

UPDATE:

Korban Hanyut Pasuruan Sempat Posting Ini Facebook, Netizen : Udah Punya Firasat Ternyata. . .

- Cerita Detail Hanyutnya Sepasang Kekasih asal Malang usai Bimbingan Skripsi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved