Breaking News:

Berita Madiun

Wah, Maspion Batal Berinvestasi di Kabupaten Madiun

PT Maspion btal berinvestasi di Kabupaten Madiun, tetapi lari ke Ngawi. Begini kata Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
the global review
Ilustrasi pabrik Maspion. Perusahaan ini batal berinvestasi di Madiun. 

SURYA.co.id | MADIUN - Perusahaan nasional, PT Maspion batal menanamkan investasi di Kabupaten Madiun.

"Maspion nggak jadi, lari ke Ngawi. Dulu memang rencananya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng," kata Plt. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Suryanto, Selasa (24/1/2016) siang.

Ditanya penyebab larinya PT Maspion, Suryanto mengaku tidak tahu. "Penyebabnya apa, saya juga tidak tahu," katanya.

Suryanto mengatakan, pada 2017 hanya ada empat investor baru di bidang properti yang menanamkan modalnya atau berinvestasi di Kabupaten Madiun.

Selama ini, tambah Suryanto, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sudah berupaya melakukan promosi, mengajak investor menanamkan modal di Kabupaten Madiun.

"Kami sudah berupaya melakukan promosi bekerjasama dengan badan penanaman modal propinsi dan pusat, memperkenalkan wilayah Kabupaten Madiun," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Madiun, Muhtarom mengatakan PT Maspion berencana membeli lahan seluas 500 hektar di Kecamatan Pilangkenceng.

Pemkab Madiun tahun lalu, telah mengeluarkan izin prinsip untuk pembelian lahan itu.

Namun, pada saat itu PT Maspion tidak menjelaskan penggunaan lahan yang akan dibeli.  “Belum jelas akan dibangun apa. Kami baru mengeluarkan izin prinsip," kata Muhtarom.

Bupati Muhtarom mengatakan, secara geografis Kabupaten Madiun berada di wilayah yang kurang strategis. Menurutnya, Kabupaten Madiun kurang cocok untuk komoditas ekspor karena jauh dari dermaga dan bandara.

Kabupaten Madiun, tambah Muhatrom, saat ini hanya cocok untuk industri barang konsumsi wilayah regional dan nasional.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved