Berita Surabaya

Inovasi 23 Puskesmas untuk Tunjang Kesehatan Warga Kota Surabaya

Inovasi ini merupakan layanan yang diberikan secara spesifik sesuai kategori masing-masing di tiap kecamatan.

Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Titis Jati Permata
surya/ahmad zaimul haq
Sejumlah balita mendapat vaksin polio di Puskesmas Sawah Pulo, Surabaya, Selasa (8/3/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menambah inovasi di puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan.

Inovasi ini merupakan layanan yang diberikan secara spesifik sesuai kategori masing-masing di tiap kecamatan.

Sudah ada 23 puskesmas yang telah berinovasi di Kota Pahlawan.

"Inovasi ini untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang selama ini memilih pelayanan puskesmas ketika berobat, dibandingkan harus pergi ke rumah sakit," kata Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita, Selasa (24/1/2017).

Jenis layanan inovasi puskesmas itu meliputi, Puskesmas Rawat inap 21 unit, Puskesmas Sore 63 unit, Puskesmas UGD 22 unit, Puskesmas Layanan Poli Spesialis 21 unit, Puskesmas dengan Layanan Poli Infeksi Menular Seksual (STD) 14 unit, Puskesmas dengan program Upaya Kesehatan Kerja 6 unit, dan Puskesmas dengan Poli Pasukan Kuning 63 unit.

Selain itu, juga ada Puskesmas dengan program Paliatif 63 unit, Poli Degeneratif 1 unit, Puskesmas Santun Lansia 4 unit, Puskesmas ramah anak 4 unit, Puskesmas dengan layanan Poli Jiwa 2 unit, Puskesmas dengan layanan Kesehatan Tradisional 31 unit, Puskesmas dengan layanan Poli Psikologi 12 unit, Puskesmas dengan Layanan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja 15 unit, dan Puskesmas dengan Saka bhakti husada 9 unit.

Sedangkan untuk Pelayanan IVA dengan Cryotheraphy 21 unit, Pelayanan IVA sebanyak 63 unit, Pelayanan Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (PONED) 8 unit, dan Puskesmas dengan Layanan Therapeutic Feeding Center (TFC) 2 unit.

"Selama ini banyak masyarakat yang memilih Puskesmas tapi tidak ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, kami berinovasi supaya apa yang diinginkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dalam berobat bisa tercukupi," jelasnya.

Dan yang terakhir ada Puskesmas dengan Layanan Alat Suntik Steril (Harm Reduction) 6 unit, Puskesmas dengan Program Terapi Rumatan Metadon (Harm Reduction) 2 unit, Puskesmas dengan PMTCT (Precaution Mother to Child Transmition) 14 unit, dan Puskesmas dengan layanan Antiretroviral HIV (ARV) 5 unit.

"Untuk saat ini, puskesmas yang telah terakreditasi paripurna ada di Puskesmas Sememi dan Puskesmas Balongsari. Yang sudah terakreditasi utama ada tujuh pukesmas. Untuk yang tahun ini pukesmas yang akan terakreditasi ada 43 pukesmas," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved