Berita Banyuwangi

Bergeser, Tren Wisatawan yang Biasa Nginap di Hotel Cenderung Pilih Homestay

Banyak rumah-rumah warga di objek wisata, yang kini dirubah menjadi homestay.

Bergeser, Tren Wisatawan yang Biasa Nginap di Hotel Cenderung Pilih Homestay
surya/haorrahman
Pelatihan pelatihan Kapasitas Usaha Masyarakat Destinasi Pariwisata, Homestay dan Go Digital, Senin (23/1/2017).‎ 

SURYA.co.id | BANYUWANGI -Seiring perkembangan pariwisata, tren wisatawan ‎kini lebih memilih homestay.

Selain lebih dekat dengan objek wisata, wisatawan memilih homestay karena ingin menikmati aktivitas masyarakat di daerah tersebut.

Di Banyuwangi, terdapat sekitar 200 homestay, yang terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Banyuwangi.

Jumlah ini diperkirakan terus tumbuh, mengingat Pemkab Banyuwangi memiliki regulasi tidak boleh membangun hotel di objek-objek wisata.

"Regulasi ini yang turut membuat homestay tumbuh di Banyuwangi. Banyak rumah-rumah warga di objek wisata, yang kini menjadi homestay," kata Plt Kepala Disbupar Banyuwangi, MY Bramuda, dalam pelatihan Kapasitas Usaha Masyarakat Destinasi Pariwisata, Homestay dan Go Digital, Senin (23/1/2017).‎

Bramuda mengatakan melalui regulasi penataan ruang, Pemkab turut mendorong perkembangan homestay karena bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan Pemkab juga bekerja sama dengan perbankan, melalui kredit lunak untuk homestay, dengan uang muka ringan‎ hanya satu persen dan bunga di bawah lima persen.

"Bersama Bank BTN, pemerintah telah bekerja sama untuk pemberian kredit lunak untuk homestay. Targetnya bisa ada seribu homestay di Banyuwangi," kata Bramuda.

Selain itu, Banyuwangi juga mendorong pemasaran dari offline menuju online.

Bahkan telah banyak homestay di Banyuwangi, yang telah masuk ke situs transaksi digital ‎seperti traveloka, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved