Berita Banyuwangi

Lihat Susahnya Petugas Puskesmas di Banyuwangi Berburu Warga Miskin yang Sakit

KABUPATEN BANYUWANGI LEBIH LUAS DARIPADA PULAU BALI. Lihat betapa susahnya petugas Puskesmas di sana.

Lihat Susahnya Petugas Puskesmas di Banyuwangi Berburu Warga Miskin yang Sakit - berita-banyuwangi-petugas-puskesmas-sempu-saat-naik-truk-menuju-kampung-seling_20170122_161014.jpg
haorrahman
Petugas Puskesmas Sempu saat naik truk menuju Kampung Seling, Banyuwangi.
Lihat Susahnya Petugas Puskesmas di Banyuwangi Berburu Warga Miskin yang Sakit - berita-banyuwangi-petugas-puskesmas-sempu-kampung-seling_20170122_161338.jpg
haorrahman
Petugas Puskesmas Sempu saat memeriksa kesehatan warga di Kampung Seling, Banyuwangi.

“Bisa tiga hari sekali, atau seminggu sekali saya keliling. Waktunya saya pilih yang benar-benar longgar. Karena sekali keluar rumah saya langsung ke banyak lokasi. Agar tetap semangat harus dibuat senang,” kata Mulyani.

Mulyani kian bersemangat karena teman-teman di Puskesmas juga kompak. Bahkan menurut Mulyani, saat ini gerakan mengunjungi warga yang sakit ini sekarang dilakukan banyak Puskesmas lain di Banyuwangi.

”Kami turut senang dan bangga, kami semua bisa bersama-sama membantu dan melayani masyarakat,” kata Mulyani.

Kepala Puskesmas Sempu, Hadi Kusairi mengatakan, program ini melibatkan warga di kampung-kampung. Program ini mencari, memeriksa, mengobati, dan mendampingi warga, khususnya masyarakat miskin yang sakit

"Kalau sakitnya ringan, langsung diobati di tempat. Atau kalau ada yang perlu dirawat, akan kami bawa untuk dirawat di puskesmas. Semua gratis. Kalau ada yang perlu penanganan intensif, akan kami beri rujukan ke rumah sakit. Kami juga rutin memberikan makanan bergizi kepada masyarakat miskin,” kata Hadi.

Tak hanya mengobati, program Pencari Mas juga melakukan pendampingan kepada warga yang menderita sakit kronis, misalnya stroke dan lansia yang menderita penyakit. Hadi mengatakan, di Sempu pendampingan dilakukan dengan home visite oleh tim medis sepekan sekali. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved