Rabu, 15 April 2026

Berita Mojokerto

Para Kyai Berkumpul, Sepakat Garap Pemberdayaan Ekonomi Melalui Ponpes

"Ini sudah sepakat dan setelah ini mereka akan merumuskan langkah pemberdayaan ekonomi ini," ujarnya kepada wartawan di Ponpes Raudlul Jannah Pacet ke

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yoni
surya/sudarma adi
Kyai-kyai sepuh berkumpul dan sepakat garap pemberdayaan ekonomi lewat ponpes, Sabtu (21/1/2017). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Tak ingin perekonomian bangsa dikuasai asing, lebih dari seratus kyai sepuh dari berbagai daerah di Indonesia, yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa (FPB) berkumpul di Pondok Pesantren (ponpes) Riyadlul Jannah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/1/2017).

Berkumpulnya para kyai dalam wadah Forum Peduli Bangsa (FPB) memgerucut pada kepastian adanya perubahan sistem ekonomi.
Mereka sepakat untuk fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat dan umat Islam melalui ponpes, demi kemandirian dan kesatuan bangsa.

Ini diungkapkan Ketua MUI Pusat sekaligus Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin. Dia menguraikan, dalam pertemuan dengan kyai-kyai sepuh se Indonesia, mereka sepakat untuk mendeklarasikan pemberdayaan ekonomi umat dan rakyat.

"Ini sudah sepakat dan setelah ini mereka akan merumuskan langkah pemberdayaan ekonomi ini," ujarnya kepada wartawan di Ponpes Raudlul Jannah Pacet kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Sabtu (21/1/2017).

Dia menjelaskan, adanya pemberdayaan ekonomi umat melalui ponpes ini sebenarnya adalah langkah agar umat Islam bisa lebih mandiri.

Tak hanya itu saja, dengan langkah ini maka diharapkan umat Islam bisa memberi kontribusi pada bangsa.

"Yang lebih penting lagi, ini adalah momen untuk mempersatukan bangsa ini serta tak terpecah belah," urainya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dalam pertemuan dengan para kyai, Ma'ruf Amin meminta pada semua kyai agar ulama bisa bangkit dan ikut mengubah perekonomian bangsa dari kapitalis menjadi ekonomi kerakyatan.

Ulama harus memberi perubahan, sehingga sektor penting seperti pertanian, perikanan dan peternakan tak dikuasai pelaku usaha tertentu saja.

"Makanya, momen menjadi gerakan 211 terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat," katanya.

Sedangkan peserta pertemuan itu, KH Sholahudin Wahid dari Ponpes Tebu Ireng Jombang menilai bahwa selama ini ponpes kurang aktif berkontribusi pada ekonomi bangsa.

Makanya, momen ini menjadi langkah penting agar ekonomi umat lebih terangkat.

"Ini adalah momen untuk menggiatkan kewirausahaan umat. Yang lebih penting lagi, ini juga bagian langkah untuk meredam keruwetan dan persoalan yang saat ini terjadi. Jangan dipertajam lagi permasalahan yang terjadi," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved