Berita Mojokerto

Aktivisi PMII Demo, Desak Pemkab Mojokerto Tegas Tutup Pabrik Karet

"Pemkab dan dewan harus tegas mendukung kepentingan rakyat, tak hanya pada warga Desa Medali saja namun warga desa lain. Itu karena dampak limbah dan

surya/sudarma adi
Puluhan mahasiswa PC PMII Mojokerto yang ke pemkab dan meminta ketegasan agar pabrik karet ditutup, Jumat (20/1/2016). 

 SURYA.co.id | MOJOKERTO - Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto berdemo ke Pemkab Mojokerto, Jumat (20/1/2016).

Mereka meminta ketegasan Pemkab Mojokerto untuk menerapkan Surat Keputusan (SK) terkait penutupan pabrik karet PT Bina Nusa Makmur (BNM), dimana limbahnya masih menghantui warga Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Dalam unjuk rasa itu, puluhan mahasiswa itu menggelar spanduk yang berisi tudingan ketidaktegasan pemkab.
Beberapa spanduk dan poster itu di antaranya 'Udara bersih untuk rakyat' dan'Keadilan yang diselewengkan'.

Mereka juga berorasi terkait masih beroperasinya pabrik karet itu meski sudah disegel.

Sekretaris PC PMII Mojokerto, Siti Masruroh menjelaskan, para mahasiswa sebenarnya merespon positif sikap pemkab yang menyegel pabrik karet itu.

Ternyata, setelah penyegelan itu, bau karet masih tercium oleh warga sekitar. Ini menunjukkan bahwa pabrik karet itu masih beroperasi.

"Seharusnya, ketika ada SK pencabutan izin gangguan itu, maka tak ada aktivitas pabrik karet lagi," tuturnya, Jumat (20/1/2016).

Dia juga menilai, pemkab harus tegas dan tak melempem, terutama penyegelan pabrik karet.

Dia juga meminta DPRD Kabupaten Mojokerto agar konsisten memperjuangkan keinginan warga yang ingin pabrik karet itu ditutup.

"Pemkab dan dewan harus tegas mendukung kepentingan rakyat, tak hanya pada warga Desa Medali saja namun warga desa lain. Itu karena dampak limbah dan polusi ini dirasakan warga di desa-desa sekitar," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved