Berita Sumenep Madura

Tak Berizin, Minimarket dan Cafe di Sumenep Ditutup Paksa

"Karena masih mokong, maka yang ketiga ini, kami tim dari Perijinan, Satpol PP dan Bagian Hukum, terpaksa menutup dua unit usaha tanpa ijin ini hingga

Tak Berizin, Minimarket dan Cafe di Sumenep Ditutup Paksa
surya/Mohammad Rifai
Tim Gabungan Satpol PP, Dinas Perijinan dan Bagia Hukum Pemkab Sumenep saat menutup paksa Minmarket 8 dan Simpel Cafe di Sumenep karena tidak berijin. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Sebuah minimarket 8 dan Simple Cafe yang terletak di Jalan Arya Wiraraja, Lingkar Timur, Sumenep, Madura, akhirnya ditutup paksa oleh tim gabungan Satpol PP dan Badan Perizinan Terpadu, Pemkab Sumenep, Kamis (19/1/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penutupan paksa dilakukan, lantaran Minimarket 8 dan Simple Cafe yang sudah lebih satu tahun beroperasi ternyata tidak mengantongi izin operasionalnya.

Pemkab Sumenep sudah pernah melayangkan teguran ke pihak pengelola minimarket dan cafe yang dimiliki seorang dan tidak mengindahkan peringatan pemerintah melalui Badan Perizinan Terpadu.

"Dari sejak awal buka usaha Minimarket 8 dan Simple Cafe, pemiliknya tidak pernah mengurus perijinan, baik dari Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat ijin usaha (SIUP) maupun tanda daftar perusahaan (TDP), termasuk HO dan IMBnya. Terkesan mengentengkan himbauan pemerintah," ujar Abdul Madjid, Kepala Dinan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu, Pemkab Sumenep, saat ditemui di lokasi penutupan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Lebih rinci, Madjid menbeberkan pada pihaknya telah menegur pihak pengelola dua unit usaha itu sejak awal Januari 2016 tahun lalu.

Selanjutnya pada sekitar bulan. November 2016 lalu pun pihaknya melayangkan surat teguran dan peringatan agar mengurus surat-surat ijinnya.

"Karena masih mokong, maka yang ketiga ini, kami tim dari Perijinan, Satpol PP dan Bagian Hukum, terpaksa menutup dua unit usaha tanpa ijin ini hingga semua proses perijinannya lengkap dan benar," tegas mantan Kepala Satpol PP ini kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sementara itu, pengelola Minimarket 8 dan Simple Cafe, Valentine Gusnu, mengaku tidak tahu menahu soal perijinan dua unit usahanya, karena dia hanya dipasrahi oleh suaminya untuk mengelola minimarket dan cafenya.

Ia awalnya hanya ibu rumah tangga biasa dan baru diberitanggungkawab mengelola minimarket dan cafenya pertengahan tahun 2016 lalu.

"Maaf ya saya tidak tahu asal muasal toko dan cafe ini, terutama soal perizinan dan sebagainya karena semua yang urus ya suami saya," kata Valentine Gusnu kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved