Berita Surabaya

VIDEO - Inilah Pabrik Misua Tertua di Surabaya

SALAH SATU produsen misua tertua di Surabaya terdapat di Jalan Pesapen Selatan 23 milik Subianto Djayawikarta.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Selain nasi, mie adalah jenis makanan yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Salah satu jenis mie yang jarang didapati di restoran, namun tetap eksis sampai saat ini disukai adalah misua.

Jenis mie yang dibuat dengan bahan pokok gandum, tanpa soda tak seperti mie pada umumnya.

Salah satu produsen misua tertua di Surabaya terdapat di Jalan Pesapen Selatan 23 milik Subianto Djayawikarta.
Pria keturunan Tionghoa ini sudah jadi generasi ketiga, yang menjaga kualitas misua.

"Kami memproduksi berbagai macam mie sejak 1948 silam. Seperti mie kriting, mie instan, dan misua. Semuanya tidak menggunakan bahan pengawet," katanya, Selasa (17/1/2017).

Sebagai perbedaan, misua tidak menggunakan soda sebagai pengembang. Selain teksturnya yang lembut jika dimasak, misua juga tidak menggunakan pewarna dan bahan kimia.

"Kami tidak pernah menggunakan bahan kimia. Meski begitu bisa tahan hingga setahun tergantung penyimpanan, tapi umumnya 8 bulan," tambahnya.

Sejauh ini Subianto sudah memasok kebutuhan misua di berbagai wilayah di Indonesia. Sebagai penggemar misua terbesar datang dari Jakarta, kalimantan, Semarang dan Surabaya.

"Setiap hari kami mengirim 30 sampai 40 kerdus besar setiap hari," katanya.

Menjelang perayaan Imlek seperti saat ini, Subianto mengaku memproduksi misua lebih banyak, 50 persen dari biasanya.

Di Surabaya khususnya ada beberapa restoran bahkan order langsung, sebagai menu pilihan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved