Berita Mojokerto

Serapan APBD 2016 Tak Penuhi Target, Terendah Dinas Pertanian, Tertinggi di SKPD ini

ANGGARAN tahun lalu sebesar Rp 1.018.342.017.074, ternyata hanya terealisasi Rp 934.766.519.782 atau 91,7 persen.

Serapan APBD 2016 Tak Penuhi Target, Terendah Dinas Pertanian, Tertinggi di SKPD ini
surya/nuraini faiq
Wali Kota Mojokerto Mas ud Yunus 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Realisasi serapan APBD 2016 pada 41 Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemkot Mojokerto jauh dari target.

Dengan anggaran tahun lalu sebesar Rp 1.018.342.017.074, ternyata hanya terealisasi Rp 934.766.519.782 atau 91,7 persen.

Padahal, Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus pernah meminta agar 100 persen dana bisa terserap.

Pada rincian realisasi serapan anggaran dari Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Mojokerto, minimnya pelaksanaan kegiatan ini membuat Rp 83.575.497.292 dana teralokasi gagal terserap.

“Dari Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang dicairkan mulai 4 Januari sampai 31 Desember 2016, realisasi anggaran mencapai 91,7 persen,” terang Kepala DPPKA Kota Mojokerto, Agung Mulyono, Minggu (15/1/2017).

Dalam laporan itu, peringkat 10 besar serapan tertinggi dipegang oleh Kecamatan Magersari (99,92 persen), DPPKA (99,88), Bagian Humas dan Protokol (99,47), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (98,80), Kecamatan Kranggan (98,66), dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (98,12).

Selanjutnya, Kecamatan Prajurit Kulon (97,75), RSUD Wahidin Sudirohusodo (97,70), Bagian Pemerintahan Umum (97,41), dan Disnakertrans (97,16).

Adapun juru kunci dua dari bawah dipegang oleh Dinas Pertanian yakni 64,84 persen, terealisasi Rp 8.584.588.665 dari kekuatan anggaran Rp 13.238.901.700.

Lalu posisi satu tingkat di atasnya dipegang oleh Sekretariat DPRD yakni 82,65 terealisasi Rp 19.766.485.483 dari anggaran Rp 23.915.254.500.

Selain itu, sejumlah SKPD juga banyak tak menyerap anggaran yang ada. Itu seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dengan anggaran tak terserap mencapai Rp 22.151.906.116.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved