Berita Sumenep Madura

3 Pelajar SMA di Sumenep Naik 1 Motor dan Ngebut, Akibatnya Tragis!

3 PELAJAR DI #MADURA TEWAS SIA-SIA. Mereka mengalami patah tulang dan sebagian kepala pecah.

3 Pelajar SMA di Sumenep Naik 1 Motor dan Ngebut, Akibatnya Tragis!
Tribun Lampung/Okta
ILUSTRASI - Pelajar SMA mengendarai motor berboncengan tiga dan tidak menggunakan helm. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Adirasa, kawasan Perumahan Bumi Sumekar Asri, Kolor, Sumenep, Madura, Minggu  (15/1/2017) dini hari.

Tiga korban masih pelajar SMA, yakni Arya Rafi Ardana (15), Candra Irawan (16), keduanya warga Desa Kebundadap, Kecamatan Seronggi, Sumenep dan Khoirul Umam (20) warga Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.

Semuanya tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mengalami patah tulang dan sebagian kepala pecah.

Awalnya, mereka berboncengan tiga naik sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan Nopol M 5240 WN. 

"Motor yang boncengan tiga itu melaju dengan kecapatan tinggi dari arah timur ke barat, menabrak buk dan tiang listrik. Ketiganya terpental sekitar empat meter dan meninggal seketika," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin, Minggu (15/1/2017).

Dikatakan, sesuai hasil pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian, tiga korban tersebut sebelumnya nongkrong di jalan Lingkar Timur, sembari menikmati malam Minggu.

Namun setelah larut malam dan sekitar pukul 23.50 WIb ketiganya beranjak ke arah barat dengan hanya mengendarai satu motor bonceng tiga. 

"Mereka mengemudikan motornya dengan sangat cepat dan terkesan ugal-ugalan. Akibatnya di sebuah belokan kecil, motornya tak terkendali dan menabrak buk jembatan dan tiang listrik. Ini merupakan kecelakaan tunggal," sambungnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved