Berita Pendidikan Surabaya

SMK Negeri DItarik SPP, SMK Swasta Kian Semangat Bersaing

SMK Swasta di Surabaya kian bersemangat setelah tahu bahwa para siswa di SMK Negeri bakal ditarik SPP. Kok bisa? Inilah alasannya.

SMK Negeri DItarik SPP, SMK Swasta Kian Semangat Bersaing
surya/Sulvi Sofiana
Ilustrasi pelajar SMK 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peluang SMK swasta dalam bersaing dengan SMK Negeri semakin besar di Surabaya.

Ini disebabkan karena SMK Negeri akan menerapkan sumbangan pokok pendidikan (SPP) pada orang tua, sama halnya dengan yang dilakukan SMK swasta selama ini.

Ketua YPLP (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan) PGRI Dasmen Jatim, Sumarno, menjelaskan bahwa selama ini SMK swasta yang memiliki kualitas baik tetap menjadi pilihan kedua karena masih menerapkan SPP dalam pembelajarannya.

Hal ini berbeda dengan SMK negeri di Surabaya yang selama ini kelebihan siswa karena pembiayaan selama ini ditanggung oleh pemerintah kota Surabaya.

“Ini peluang kami untuk bersaing murni karena kualitas. SPP yang diterapkan juga tidak perlu lagi ditambahi karena Bopda tidak ada,” jelasnya usai pelantikan 3 Kasek SMK PGRI di Aula SMK PGRI 13 Surabaya, Kamis (12/1/2017).

Ia pun berharap dengan dilantiknya kepala SMK Negeri 6 yang baru. Dan juga diperpanjangnya jabatan kepala SMK PGRI 13 dan PGRI 10 Surabaya dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kalau SMK 6 dalam satu tahun tidak dapat memperbaiki kualitasnya akan kami ganti kepala sekolahnya. Saya juga berharap Kepala Sekolah yang diperpanjang dapat terus meningkatkan dan mengembangkan pendidikan yang ada,”ungkapnya.

Ketua YPLP PGRI Dasmen Surabaya, Ilyas mengungkapkan sebanyak 25 kepala sekolah selalu dipantau kinerjanya. Terkait pelantikan kepala sekolah baru juga berdasarkan persetujuan pihak YPLP Dasmen Jatim.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 13, Sri Wilujeng menjelaskan rencana kedepan akan membuka prodi DKV sesuai dengan permintaan masyarakat.

“Kami berusaha meningkatkan kualitas siswa kami agar siap berkompetisi. Program kerja kami bertiga (kepala sekolah yang dilantik) insyaallah sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved