Bhayangkara FC

Ini Harapan Simon McMenemy Jadi Pelatih Bhayangkara FC

"Finish musim lalu cukup bagus, namun disini saya mau ada sedikit perbaikan agar akhirnya dapat finish lebih bagus dari musim lalu dengan konsistensi

Ini Harapan Simon McMenemy Jadi Pelatih Bhayangkara FC
istimewa
Simon McMenemy saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta dan dijemput oleh CEO BFC Gede Widiade dan Manajemen BFC,Kamis (12/1/2017). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Setibanya di Jakarta, Kamis (12/1/2017) siang, sebelum akhirnya bertolak ke Surabaya untuk bertemu dengan tim asuhannya Bhayangkara FC (BFC), Jumat (13/1/2017) besok, Simon McMenemy mengungkapkan harapannya untuk tim yang akan diasuhnya BFC.

Simon mengatakan, sebagai pelatih pengganti Ibnu Grahan dirinya memiliki modal yang bagus untuk melanjutkan prestasi yang telah Ibnu buat.

Menurutnya, prestasi yang telah diraih BFC dengan finish diposisi ketujuh merupakan start yang baik meski diakuinya harus ada yang diubah dari tim milik Polri tersebut.

"Finish musim lalu cukup bagus, namun disini saya mau ada sedikit perbaikan agar akhirnya dapat finish lebih bagus dari musim lalu dengan konsistensi permainan," ujar Simon McMenemy dalam perbicangannya dengan manajemen BFC di Jakarta kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Kamis (12/1/2017).

Dalam hal ini secara tidak langsung Simon telah menyanggupi target finish tiga besar dari manajemen yang dibebankan pada dirinya.

Sebab dalam turnamen musim 2016 lalu, manajemen terbilang kecewa dan tak mengharapkan apa yang mereka inginkan dengan torehan finish diposisi ketujuh.

Padahal secara komposisi pemain, BFC dipenuhi pemain muda berbakat dengan tambahan pemain bintang seperti Evan Dimas Darmono dan juga beberapa pemain asing yang mumpuni.

Tak hanya itu Simon juga mengaku senang dapat kembali ke Indonesia setelah beberapa lama dirinya kembali ke negaranya.

Simon mengaku di Indonesia selain untuk bekerja dirinya juga merindukan masakan Indonesia.

"Saya suka nasi goreng pedasnya," guraunya.

Seperti diberitakan sebelumnya, alasan manajemen BFC memilih pelatih asal Inggris yang juga pernah menjadi pelatih kepala di Timnas Filipina, Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya ini agar mampu mendidik dan membina pemain muda di BFC yang 80 persen dihuni pemain muda.

"Pertimbangan utamanya, tim kami banyak pemain muda dan kami melihat Simon mempunyai kelebihan untuk membina pemain muda kami agar secara permainan dan mental anak-anak bisa lebih percaya diri," ujar CEO BFC Gede Widiade beberapa waktu lalukepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved