Berita Mojokerto

Polusi Gangga Warga, Ratusan Warga Demo Pabrik Baja di Mojokerto

"Kami hanya menuntut janji PT MJM memperbaiki cerobong asap, agar tak mengganggu kesehatan warga. Selama ini asap yang keluar mengandung logam berat,"

Polusi Gangga Warga, Ratusan Warga Demo Pabrik Baja di Mojokerto
surya/sudarma adi
atusan warga desa tambakagung kecamatan puri saat berdemo di depan pabrik baja PT Manna Jaya Makmur di jl raya pacing-dlanggu, selasa (10/1/2016). 

 SURYA.co.id | MOJOKERTO - Ratusan warga Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, berdemo di depan PT Manna Jaya Makmur (MJM) di Jalan Raya Pacing-Dlanggu Km 2, Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/1/2016).

Di depan pabrik baja itu, mereka meminta polusi asap yang selama ini mengganggu kesehatan warga segera dihentikan.

Dengan kawalan polisi, warga berdemo sambil berorasi di depan pintu masuk PT MJM. Selain kaum pria, pendemo juga didominasi ibu-ibu rumah tangga.

Tak hanya berorasi, mereka juga menggelar spanduk, seperti tulisan 'Kami Bukan Nyamuk Jangan Diasapi' yang di pasang di pagar depan pabrik baja itu.

"Kami hanya menuntut janji PT MJM memperbaiki cerobong asap, agar tak mengganggu kesehatan warga. Selama ini asap yang keluar mengandung logam berat," jelas koordinator aksi, Filla Muji Utomo kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (10/1/2017).

Dijelaskan pria yang juga sebagai Kepala Desa Tambakagung ini, polusi udara ini sebenarnya sudah menyerang warganya sekira 10 tahun yang lalu.

Asap hitam hasil peleburan baja itu menyembur dari cerobong asap pabrik dan mengarah ke Desa Tambakagung di belakang pabrik.

"Polusi asap ini sudah berlangsung lama. Ini membuat warga mengalami sesak nafas dan hasil pertanian warga turun drastis," urainya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sebagai pimpinan desa, dia dan warga berupaya meminta tanggungjawab dari PT MJM atas pencemaran yang dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

Lalu pada 1 Desember 2015, pabrik baja dan warga membuat surat perjanjian berisi komitmen pabrik menghentikan polusi asap dalam waktu setahun.

"Kami kecewa dengan janji PT MJM menghentikan asap, namun sampai setahun lebih tak terealisasi. Kalau tak bisa menghentikan polusi, kami minta pabrik tutup produksi," tuturnya.

Meski berorasi lebih dari satu jam di depan pabrik, tak seorang pun perwakilan manajemen yang menemui massa.

Keamanan pabrik justru menutup pintu rapat-rapat dan tak mengizinkan siapapun, termasuk wartawan masuk ke dalam pabrik. Hanya karyawan saja yang bisa masuk ke dalam pabrik.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved